JATENGKU.COM, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM-87 Universitas Diponegoro (UNDIP) mengadakan sosialisasi tentang bagaimana memanfaatkan limbah peternakan dan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik yang memiliki nilai guna bagi masyarakat di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali pada Senin (7/7/25).

Joshua sebagai koordinator pelaksanaan menjelaskan bahwa program pemanfaatan limbah dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengolahan limbah peternakan dan limbah rumah tangga di Desa Banyuanyar. Sedangkan limbah tersebut memiliki potensi besar untuk dapat dimanfaatkan menjadi pupuk yang berguna bagi kesuburan tanaman.

“Kami sudah melakukan survey dan wawancara kepada beberapa warga desa, dan keresahan yang dialami terkait limbah kurang lebih sama, yaitu mengenai limbah peternakan dan rumah tangga yang selama ini hanya dibuang saja, belum dimanfaatkan secara optimal. Disini kami akan berusaha memberikan solusi yang diharapkan dapat berguna bagi warga melalui sosialisasi dan demonstrasi tentang pembuatan pupuk organik dari limbah” ujar Joshua.

Kegiatan sosialisasi ini melibatkan perwakilan kelompok masyarakat seperti perwakilan RT I dan RT II Dusun Grenjeng, PKK, Karang Taruna, dan Komunitas Tanaman Obat Keluarga Desa Banyuanyar, yang akan menjadi peserta sosialisasi dan melihat secara langsung demonstrasi pembuatan pupuk sebagai pemanfaatan limbah ternak serta rumah tangga.

“Kami berharap melalui adanya program kerja dari KKN Tim-87 Undip ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Banyuanyar, terutama dalam hal pengolahan limbah yang banyak dihasilkan, terutama limbah dari peternakan dan rumah tangga. Harapannya materi pembuatan pupuk ini dapat diimplementasikan dan berdampak baik untuk warga Banyuanyar.” ujar ibu … selaku Ketua PKK Dusun Grenjeng, Desa Banyuanyar.

Editor: Handayat