Menata Pertanian Berbasis Data, KKN UNDIP Hadir...

Menata Pertanian Berbasis Data, KKN UNDIP Hadirkan Peta Kesesuaian Lahan Desa Ngargosari

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Sragen — Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, menjadi lokasi pelaksanaan program berbasis data yang diinisiasi oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP). Melalui kegiatan sosialisasi yang digelar pada Selasa, 27 Januari 2026, mahasiswa KKN memperkenalkan peta kesesuaian lahan pertanian sebagai upaya mendukung perencanaan pertanian desa yang lebih tepat guna dan berkelanjutan.

Kegiatan ini berangkat dari kondisi mayoritas masyarakat Desa Ngargosari yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian. Ketergantungan tersebut sekaligus menimbulkan kekhawatiran, terutama apabila pembangunan pertanian tidak didasarkan pada kesesuaian penggunaan lahan. Ketidaktepatan pemanfaatan lahan dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian, baik dari sisi hasil panen maupun keberlanjutan lingkungan.

Dalam praktiknya, sebagian petani masih menentukan jenis tanaman berdasarkan kebiasaan turun-temurun, tanpa mempertimbangkan kondisi lahan secara menyeluruh. Padahal, karakteristik tanah, kemiringan lahan, dan faktor lingkungan lainnya sangat berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya. Kondisi inilah yang mendorong Tim KKN UNDIP untuk menghadirkan pendekatan berbasis data sebagai bahan pertimbangan bersama.

Program yang diusung berfokus pada Perkembangan Sektor Pertanian melalui pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian. Peta ini disusun untuk memberikan gambaran sederhana mengenai tingkat kesesuaian lahan di wilayah Desa Ngargosari, sehingga dapat digunakan sebagai referensi awal dalam menentukan arah pengembangan pertanian.

Salah satu mahasiswa KKN UNDIP menjelaskan bahwa peta tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengalaman petani, melainkan melengkapinya. “Kami ingin membantu petani dan perangkat desa melihat potensi lahannya secara lebih terarah. Peta ini bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan jenis tanaman yang akan dikembangkan,” ujarnya.

Peta kesesuaian lahan disusun dalam format yang mudah dipahami, dengan penjelasan singkat mengenai kategori lahan dan implikasinya bagi kegiatan pertanian. Dengan pendekatan ini, informasi teknis diharapkan dapat diterima oleh masyarakat tanpa menimbulkan kebingungan atau jarak pemahaman.

Sosialisasi program dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Ngargosari dan diikuti oleh perangkat desa serta masyarakat, khususnya para petani. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi yang membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan pengalaman dan pertanyaan seputar kondisi lahan yang mereka kelola.

Perwakilan kelompok tani (Gapoktan) menyambut baik kegiatan tersebut. “Selama ini kami mengandalkan kebiasaan dan pengalaman. Dengan adanya peta ini, kami jadi punya gambaran tambahan sebelum mengambil keputusan,” tuturnya. Ia menilai informasi tersebut dapat membantu mengurangi risiko kesalahan dalam pemanfaatan lahan.

Dari pihak pemerintah desa, dukungan juga disampaikan secara terbuka. Perangkat desa menilai program ini sejalan dengan kebutuhan perencanaan desa yang lebih terarah. “Kami berharap peta ini bisa dimanfaatkan bersama, tidak hanya sekarang tetapi juga untuk perencanaan ke depan,” ujar salah satu perangkat desa dalam kegiatan tersebut.

Ke depan, peta kesesuaian lahan pertanian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan awal dalam perencanaan dan pengembangan sektor pertanian di wilayah desa. Informasi kesesuaian lahan pada peta dapat menjadi acuan dalam menentukan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan, sehingga pemanfaatan lahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, inisiatif ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis data dapat diterapkan secara kontekstual di tingkat desa. Program KKN UNDIP di Desa Ngargosari menjadi contoh upaya sederhana namun strategis dalam menata pertanian agar lebih adaptif terhadap kondisi lahan.

Sebagai penutup, Tim KKN UNDIP berharap peta kesesuaian lahan ini tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar digunakan dalam pengambilan keputusan pertanian desa.

Penulis: Eksa
DPL: Putri Rizka Citaningati, S.E., M.SEI.
Lokasi KKN: Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen
KKN Reguler TIM 110 Universitas Diponegoro Tahun 2026

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan