JATENGKU.COM, SEMARANG — Sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Faza Hanifah, mahasiswa KKN-T Tim 104 Universitas Diponegoro, dari program studi Matematika, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Riris Tiani, S.S., M.Hum. dan Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum., melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan melalui sosialisasi bertajuk “Pengoptimalan Produksi UMKM dengan Program Linear”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 20 Juli 2025 di RT 02 RW 03, Kelurahan Pedurungan Kidul, dan dihadiri oleh sejumlah pelaku UMKM setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan matematis sederhana kepada pelaku UMKM agar mampu menyusun strategi produksi yang lebih efisien dan tepat sasaran. Sebagian besar UMKM mungkin masih menjalankan produksinya secara intuitif tanpa perencanaan yang matang. Hal ini tentunya berisiko menimbulkan pemborosan sumber daya atau bahkan kerugian. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, disampaikan konsep program linear.

Melalui pendekatan program linear, pelaku UMKM dikenalkan pada metode matematis yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan keputusan produksi maupun memaksimalkan keuntungan dengan mempertimbangkan berbagai kendala seperti modal, kapasitas bahan baku, maupun tenaga kerja.

Sosialisasi ini meliputi pengenalan konsep dasar program linear, manfaat penggunaan program linear, penyusunan fungsi tujuan, identifikasi kendala produksi, serta contoh simulasi penentuan keputusan produksi yang optimal.

Ketua RT setempat, Bapak Agus Pram, yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apreasiasinya terhadap sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa yang bersangkutan. “Sosialisasi yang dilakukan untuk UMKM ini sangat bagus, memberikan edukasi semangat kepada warga untuk bisa lebih maju mengembangkan UMKM-nya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat mulai menerapkan pendekatan yang lebih rasional dan terstruktur dalam menjalankan usahanya, terutama dalam hal pengambilan keputusan produksi agar terhindar dari kerugian akibat kelebihan stok ataupun penggunaan bahan baku yang tidak efisien.

Editor: Handayat