JATENGKU.COM, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dari Jurusan Ekonomi, Mohammad Regal Evan Martin, menggelar sosialisasi bertajuk “Pentingnya Asuransi dan Barang-Barang yang Perlu Dibawa saat Terjadi Bencana” kepada masyarakat Desa Jogoprayan. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan finansial sekaligus kesiapsiagaan fisik dalam menghadapi risiko bencana.
Sosialisasi yang menyasar berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pemuda, hingga perangkat desa, hal ini menekankan bahwa dampak bencana alam tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi keluarga. Kehilangan tempat tinggal, kerusakan aset, hingga hilangnya mata pencaharian adalah risiko nyata yang perlu dimitigasi melalui perencanaan keuangan yang matang.
Dalam paparannya, mahasiswa KKN menjelaskan peran vital asuransi sebagai “payung” untuk meminimalkan kerugian finansial. Berbagai jenis asuransi, seperti asuransi kesehatan dan perlindungan aset, diperkenalkan dengan bahasa sederhana agar mudah dimengerti. Tak hanya soal finansial, edukasi juga dilengkapi dengan simulasi persiapan “Tas Siaga Bencana” yang berisi dokumen penting (surat tanah, ijazah, KK), obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya yang wajib dibawa saat evakuasi.
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Warga tampak antusias menanyakan jenis asuransi yang ramah di kantong masyarakat pedesaan. Salah satu warga, Ibu Siti, mengaku mendapatkan perspektif baru. “Selama ini kami mengira asuransi itu rumit dan mahal, tetapi setelah dijelaskan ternyata ada yang terjangkau dan sangat membantu untuk jaga-jaga,” ujarnya.
Melalui program ini, Mohammad Regal Evan Martin berharap warga Desa Jogoprayan tidak hanya tangguh secara fisik saat bencana terjadi, tetapi juga tangguh secara ekonomi. Langkah ini merupakan wujud pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa di daerah rawan bencana.
