Semangat kebersamaan warga kembali terlihat di lingkungan RT.07/RW.21, Kelurahan Sendangmulyo, saat warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS melaksanakan kegiatan pemasangan paving block di area Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara masyarakat dan kalangan akademisi dalam menata lingkungan agar lebih rapi, nyaman, dan bermanfaat bagi warga sekitar.
“Bagi kami Mahasiswa KKN UPGRIS, kami selalu berusaha bahwa kehadiran kami harus memberikan dampak baik bagi lingkungan warga RT 07 RW 21 Kel. Sendangmulyo. Oleh karena itu sebelum melakukan aksi nyata ini kami melakukan proses penyaringan aspirasi warga terlebih dahulu, lalu menemukan salah satu problem yang sanggup kami atasi yaitu perbaikan akses warga di sekitar taman toga. Semoga dengan selesainya pekerjaan pemasagan paving untuk akses di sekitar taman toga warga ini dapat menjadi manfaat dan diterima dengan baik oleh warga” Ujar Bintang Irham, selaku ketua kelompok mahasiswa KKN UPGRIS
Kegiatan pemasangan paving block ini dilaksanakan pada akhir pekan, melibatkan puluhan warga dari berbagai kalangan usia serta mahasiswa KKN UPGRIS yang sedang menjalankan program pengabdian masyarakat di wilayah tersebut. Sejak pagi hari, warga telah berkumpul di lokasi taman dengan membawa peralatan kerja seperti cangkul, sekop, dan alat pemadat tanah, sementara mahasiswa membantu dalam pengukuran area, penyusunan pola paving, serta koordinasi teknis di lapangan.
Ketua RT.07 menyampaikan bahwa penataan Taman TOGA menjadi salah satu prioritas warga karena taman tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga sebagai sumber tanaman obat yang dapat dimanfaatkan bersama. Sebelumnya, kondisi akses jalan di dalam taman masih berupa tanah yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau. Hal ini menyulitkan warga, terutama lansia, saat ingin merawat atau mengambil tanaman obat. Dengan adanya pemasangan paving block, akses menuju area taman menjadi lebih stabil, bersih, dan aman.
Mahasiswa KKN UPGRIS berperan aktif sejak tahap perencanaan. Mereka membantu melakukan survei lokasi, menghitung kebutuhan material, hingga menyusun metode kerja agar proses pemasangan berjalan efektif. Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pentingnya drainase yang baik di bawah lapisan paving agar air tidak menggenang. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di masyarakat.
Proses pengerjaan diawali dengan pembersihan dan perataan tanah dasar. Setelah itu, dilakukan penimbunan pasir sebagai alas paving, dilanjutkan dengan penyusunan paving block sesuai pola yang telah disepakati. Warga dan mahasiswa bekerja berdampingan, saling membantu mengangkat material dan memastikan setiap susunan terpasang rapat serta rata. Suasana gotong royong terasa kental, disertai canda dan obrolan ringan yang membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan.
Menurut salah satu mahasiswa KKN, kegiatan ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan sosial. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan langsung di tengah masyarakat memberikan pengalaman berharga dalam memahami pentingnya partisipasi warga dalam menjaga lingkungan. Sementara itu, warga merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa yang membawa semangat baru dan pengetahuan teknis.
Melalui kegiatan ini, Taman TOGA di RT.07/RW.21 kini tampil lebih tertata dan mudah diakses. Warga berharap penataan ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk memanfaatkan taman sebagai sarana kesehatan keluarga sekaligus ruang interaksi sosial. Kolaborasi antara warga dan mahasiswa KKN UPGRIS pun diharapkan terus berlanjut dalam program-program lingkungan lainnya demi menciptakan kawasan kelurahan Sendangmulyo yang lebih hijau, sehat, dan harmonis.
“kalau di musim hujan seperti ini akses ke Taman jadi susah, kami berharap teman-teman mahasiswa dapat bersinergi dengan warga untuk memperbaiki itu” ujar salah satu warga
