JATENGKU.COM, SEMARANG – Program Studi S1 Peternakan Universitas Diponegoro (Undip) terus berkomitmen memperkuat kompetensi mahasiswanya melalui integrasi dunia akademik dan industri. Komitmen ini diwujudkan melalui kesuksesan tujuh mahasiswa terpilih yang baru saja menuntaskan program magang industri Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di CV Superfeed Berdikari Utama, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri pakan ternak terkemuka yang berlokasi di Kabupaten Kudus.

Kegiatan yang berlangsung selama sebulan penuh, mulai dari 5 Januari hingga 6 Februari 2026 ini, menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknis dan mentalitas professional mereka. Menariknya, program ini memiliki nilai historis tersendiri, karena CV Superfeed didirikan oleh alumni S1 Peternakan Undip Angkatan 2010, yang kini telah sukses membangun ekosistem industri pakan ternak.

Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori produksi pakan, tetapi juga terjun langsung ke berbagai divisi vital perusahaan. Mereka dibekali kemampuan teknis dalam formulasi ransum sesuai kebutuhan nutrisi ternak dengan memanfaatkan teknologi mesin industri dan perangkat linak (software) terkini.

Pengalaman belajarpun diperluas hingga ke divisi quality control, produksi premix dan obat-obatan, hingga strategi pemasaran melalui divisi online marketing. Tak berhenti di lingkup pabrik, mahasiswa diajak mendalami model pemberdayaan Masyarakat melalui divisi kemitraan domba, Dimana mereka juga belajar memberikan pendampingan teknis langsung kepada peternak lokal.

Owner CV Superfeed (Rahmadilla Widi Setianingtyas, S.Pt), mengungkapkan kebanggaanya dapat membina langsung adik-adik tingkatnya melalui program ini. Ia berharap pengalaman ini tidak hanya menjadi bekal dalam menambah ilmu dan praktik professional, tetapi juga menjadi sarana memperkuat relasi strategis.

“Harapan saya, program ini tidak hanya berhenti pada transfer ilmu dan praktik industri saja, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun jejaring yang kuat. Apalagi ketujuh mahasiswa ini berasal dari berbagai daerah yang berbeda, sehingga nantinya bisa saling berkolaborasi dengan CV Superfeed dan dapat membawa kemajuan bagi industri peternakan di wilayah masing-masing, “ tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, (Asra Risqolla), salah satu peserta magang mengaku mendapatkan perspektif baru yang sangat berharga. “Awalnya saya kaget dengan ritme kerja pabrik yang sangat cepat. Jika di kampus kita bisa mengulang praktikum jika salah, di sini kita berpacu dengan target produksi harian. Saya belajar banyak tentang cara menangani mesin yang sering bermasalah dan menjaga konsistensi kualitas pakan saat kondisi bahan baku sedang fluktuatif”, ungkapnya.

Ketua Program Studi S-1 Peternakan Universitas Diponegoro (Ir. Rudy Hartanto, Ph.D, IPM.) menyampaikan “Kerja sama antara institusi pendidikan dan pelaku industri seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mencetak generasi peternak profesional yang siap menghadapi tantangan industri peternakan Indonesia, membuktikan bahwa peternakan modern bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat untuk ketahanan pangan bersama”.

Penutupan kegiatan MBKM ini juga menjadi momentum bagi prodi S1 Peternakan Undip untuk terus mempererat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industry (DUDI), sekaligus membuktikan bahwa kolaborasi dengan alumni dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas lulusan S1 Peternakan di masa depan.

Narasumber: Manajemen CV. Superfeed, Mahasiswa Peserta PKL
Lokasi: Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Editor: Handayat

Tag