Sinergi Mahasiswa KKN UNDIP dan Masyarakat dala...

Sinergi Mahasiswa KKN UNDIP dan Masyarakat dalam Mewujudkan Penanggulangan Bencana Berkelanjutan

Ukuran Teks:

KATEKAN, KLATEN – Masalah banjir bukan sekadar soal curah hujan, melainkan tentang bagaimana air dialirkan dengan benar. Menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko bencana musiman, mahasiswa KKN UNDIP di Desa Katekan melakukan langkah proaktif dalam mitigasi bencana.

Sistem drainase Desa Katekan saat ini kurang efektif akibat sedimentasi, sumbatan sampah, dan hambatan organik. Selain itu, wilayah utara desa sangat rentan terhadap arus balik atau backwater dari Sungai Dengkeng. Saat debit sungai utama tinggi, air tidak dapat keluar dari desa dan justru tertekan kembali ke pemukiman dan sawah.

Menanggapi masalah tersebut, program multidisiplin bertajuk “Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mewujudkan Penanggulangan Bencana Berkelanjutan” ini memfokuskan pada pembuatan modul rancangan yang mudah dipahami. Bukan sekadar kerja bakti biasa, mereka menghadirkan solusi teknis melalui perancangan saluran drainase selokan yang dirancang khusus berdasarkan tingkat kerawanan wilayah.

Rancangan saluran drainase diberikan untuk tiga klasifikasi zona desa, yaitu zona rawan banjir tinggi, zona rawan banjir sedang, dan zona rawan banjir rendah. Modul yang dihasilkan tidak lagi berupa sketsa kasar, melainkan panduan perancangan yang mencakup dimensi presisi, material spesifik, serta kemiringan.

Agar tidak terjadi kekeliruan, setiap jenis gambar dipisahkan dengan jelas sesuai zonasi untuk memastikan tukang di lapangan tidak akan tertukar saat mengerjakan selokan di zona yang berbeda.

 

Program ini diharapkan menjadi acuan pengerjaan infrastruktur desa di masa depan. Dengan adanya kerangka teknis yang matang, masyarakat Desa Katekan kini memiliki “peta jalan” untuk membangun sistem pertahanan bencana yang berkelanjutan secara mandiri.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan