Solusi Hijau di Lahan Sempit, Mahasiswa KKN-T U...

Solusi Hijau di Lahan Sempit, Mahasiswa KKN-T UNDIP Kenalkan Tiga Model Vertical Garden dari Botol hingga Galon Bekas

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 8 Kelompok 2 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program kerja perancangan dan panduan pembuatan vertical garden dengan 3 jenis pemodelan sebagai solusi penghijauan lingkungan dengan keterbatasan lahan di kawasan permukiman RW.04 Kelurahan Ngemplak Simongan. Kegiatan sosialisasi diadakan pada tanggal 31 Januari 2026 di Balai RW.04 dengan dihadiri oleh 20 warga yang terdiri atas Bapak atau Ibu RT serta perwakilan masyarakat setempat.

Perancangan serta panduan pembuatan model vertical garden dibuat secara sistematis agar dapat dijadikan contoh penerapan vertical garden yang fungsional, estetis, dan mudah direplikasi oleh warga di rumah masing-masing. Penerapan vertical garden mampu mengubah bidang dinding yang sebelumnya kosong menjadi elemen visual yang lebih menarik dan hijau.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT memperkenalkan tiga jenis model pemasangan vertical garden yang memanfaatkan limbah plastik rumah tangga, yaitu botol plastik ukuran 1,5 liter, botol plastik 600 mililiter, serta galon plastik bekas. Langkah ini membantu mengurangi jumlah limbah plastik rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan ulang.

Setiap model vertical garden memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing. Botol plastik berukuran 600 mililiter digunakan untuk tanaman berukuran kecil dengan sistem pemasangan vertikal berderet. Botol 1,5 liter dimanfaatkan untuk tanaman berukuran sedang dengan variasi pemasangan berderet maupun horizontal yang digantung. Sementara itu, galon plastik digunakan untuk tanaman berukuran lebih besar dengan kebutuhan media tanam yang lebih banyak menggunakan sistem pemasangan digantung.

Solusi Hijau di Lahan Sempit, Mahasiswa KKN-T UNDIP Kenalkan Tiga Model Vertical Garden dari Botol hingga Galon Bekas
Hasil pembuatan vertical garden di dinding Balai RW 04.

Vertical garden dipasang di sisi samping Balai RW 04 sebagai titik percontohan yang mudah dilihat dan diakses oleh warga. Lokasi ini dipilih agar hasil kegiatan dapat dimanfaatkan bersama sekaligus menjadi sarana edukasi visual bagi masyarakat. Dengan penempatan tersebut, warga diharapkan dapat melihat langsung hasil penerapan vertical garden dan mengadaptasi konsep serupa di rumah masing-masing.

Jenis tanaman yang digunakan dalam vertical garden ini cukup beragam, mulai dari tanaman hias hingga Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti mint dan serai. Selain memperindah lingkungan, pemilihan TOGA juga bertujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi rumah tangga. Kehadiran tanaman herbal skala kecil memungkinkan warga memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari secara mandiri, serta mengoptimalkan ruang sempit sebagai sumber pangan yang berkelanjutan.

Warga menyambut baik kegiatan ini karena dinilai bermanfaat dan relevan dengan kondisi lingkungan setempat. Program tersebut dinilai memberikan inspirasi baru dalam pemanfaatan botol plastik bekas yang sebelumnya dianggap sebagai sampah, namun kini dapat diolah menjadi taman kecil yang fungsional.

Melalui program vertical garden ini, mahasiswa KKNT UNDIP berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah plastik dan penghijauan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai proyek KKNT, tetapi dapat berlanjut sebagai gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan permukiman yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan