JATENGKU.COM, SEMARANG —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Pertanian Universitas Diponegoro (Undip), Makro Breri Surbakti, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi dengan tema “Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Dasar Limbah Ternak (Litter Ayam)” yang menyasar anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) serta ibu-ibu di RW 01 Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk pertanian lokal.
Acara yang berlangsung di Balai Desa RT 04/RW 1 tersebut dihadiri oleh lebih dari 75 peserta yang terdiri dari anggota KWT dan ibu-ibu se-Pakintelan. Sosialisasi ini dipandu oleh mahasiswa KKN FPP Undip yang menyampaikan materi secara interaktif, lengkap dengan penjelasan mengenai manfaat pupuk organik, jenis-jenis limbah ternak yang bisa digunakan, serta langkah-langkah praktis pembuatan pupuk organik dari litter ayam.
“Saya melihat potensi besar pada limbah litter ayam yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal usaha peternakan sangat banyak di desa ini dan limbah ini bisa diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi biaya produksi pertanian,” ungkap Makro Breri Surbakti, mahasiswa KKN yang melakukan sosialisasi.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bahan dan alat, proses pencampuran, fermentasi, hingga ciri-ciri pupuk organik yang sudah jadi. Tak hanya itu, mahasiswa juga melakukan demonstrasi langsung pembuatan pupuk organik, sehingga peserta dapat melihat dan mempraktikkan tahapan-tahapan tersebut secara langsung.
Pemangku Wilayah dalam hal ini Ketua RT 4 Dusun Dukuh menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa edukasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik semacam ini sangat penting untuk mendukung kemandirian pangan dan keberlanjutan pertanian di tingkat desa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Ibu-ibu KWT kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas kebun mereka tanpa harus bergantung pada pupuk kimia,” tutur Bapak Roi, Ketua RT 4 Dusun Dukuh.


Program sosialisasi ini merupakan bagian integral dari program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro. Program ini secara spesifik diimplementasikan di lapangan oleh [Nama Mahasiswa KKN] sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Undip, dengan bimbingan dan pengawasan akademik dari dari Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, di mana peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar permasalahan dalam pengolahan limbah ternak hingga cara mengatasi bau selama proses fermentasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN FPP Undip berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan limbah, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa melalui praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.










