Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inila...

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM – Senin, 28 Juli 2025 menjadi hari yang berbeda di Balai Kelurahan. Suasana yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi ramai dan penuh keceriaan. Sekitar 25 ibu-ibu PKK berbondong-bondong datang dengan wajah antusias. Mereka tidak sekadar berkumpul untuk arisan atau kegiatan rutin, melainkan mengikuti “Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu” yang digagas oleh Kelompok 2 Pabrik Tahu IDBU 6, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro.

Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan mahasiswa KKN dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Fokusnya adalah bagaimana mengoptimalkan potensi lokal, khususnya ampas tahu yang selama ini dianggap limbah pabrik menjadi produk pangan yang bergizi, lezat, dan bahkan berdaya jual tinggi.

Mengubah Limbah Jadi Peluang

Selama ini, ampas tahu kerap dipandang sebelah mata. Sebagian besar hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau bahkan dibuang begitu saja. Padahal, jika diolah dengan baik, ampas tahu bisa menjadi bahan pangan alternatif yang kaya manfaat. Kandungan protein nabati, serat, dan nutrisi lain di dalamnya membuat ampas tahu memiliki potensi untuk dijadikan berbagai olahan makanan sehat, salah satunya nugget.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN ingin mengubah mindset masyarakat bahwa “limbah bukan sekadar sisa,” melainkan peluang ekonomi yang menjanjikan. Ide sederhana namun penuh nilai ini diharapkan dapat membuka jalan bagi ibu – ibu rumah tangga untuk menambah penghasilan tanpa harus keluar modal besar.

Dipandu oleh Tim Mahasiswa KKN

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Pelatihan ini dipimpin langsung oleh tiga mahasiswa KKN, yaitu Rhania, Nova, dan Faiq. Ketiganya secara bergantian memberikan penjelasan dan praktik langsung. Sesi dimulai dengan pengenalan konsep olahan ampas tahu serta alasan mengapa bahan ini dipilih.

Setelah itu, para peserta diajak mempersiapkan bahan, mencampurkan bumbu, membentuk adonan, hingga mempraktikkan teknik penggorengan. Selain keterampilan memasak, tim mahasiswa juga menekankan pentingnya aspek kebersihan dan teknik pengemasan. Nugget yang dihasilkan sebaiknya dikemas dengan cara higienis agar tahan lebih lama dan siap dipasarkan. Dengan begitu, ibu – ibu tidak hanya bisa menyajikan nugget sehat untuk keluarga, tetapi juga dapat menjadikannya peluang usaha kecil yang berkelanjutan.

Materi Ilmiah untuk Menambah Wawasan

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Pelatihan ini tidak sekadar praktik dapur. Mahasiswa dari bidang Sains dan Teknologi juga ikut menyumbangkan ilmu. Dzakwan membawakan materi berjudul “Kandungan Nutrisi Olahan Nugget dari Ampas Tahu”. Ia menjelaskan bahwa ampas tahu tetap menyimpan kandungan protein nabati, kalsium, serta vitamin penting yang bermanfaat untuk tubuh.

Selanjutnya, Fairuz menambahkan wawasan dengan materi “Peningkatan Nilai Nutrisi Nugget Tahu melalui Penambahan Protein Hewani (Daging Ayam)”. Menurutnya, kombinasi antara protein nabati dari ampas tahu dengan protein hewani dari daging ayam dapat menciptakan nugget dengan gizi seimbang. Menu ini sangat sesuai untuk anak-anak dalam masa pertumbuhan maupun orang dewasa yang membutuhkan asupan protein cukup. Materi ilmiah ini memperkaya pemahaman ibu-ibu PKK, bahwa memasak bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagaimana menghadirkan makanan sehat dan bergizi di meja makan.

Antusiasme Peserta yang Tinggi

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Sepanjang kegiatan, antusiasme peserta begitu terasa. Ibu – ibu terlihat aktif bertanya, mencatat resep, hingga berani mencoba langsung mengolah nugget di meja praktik. Bahkan, beberapa peserta mengusulkan variasi bahan tambahan. Setelah sesi memasak selesai, tibalah saat yang paling ditunggu: mencicipi hasil olahan. Senyum puas menghiasi wajah para peserta saat menggigit nugget hangat yang mereka buat sendiri. “Ternyata enak sekali, gurih, dan tidak terasa kalau ini dari ampas tahu,” ungkap salah satu ibu PKK sambil tertawa.

Harapan dan Manfaat Jangka Panjang

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Sulap Ampas Tahu menjadi Makanan Bergizi, Inilah Inovasi dari Mahasiswa KKNT IDBU 6 yang Menggelar Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Baku Ampas Tahu

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya inovasi kuliner berbasis bahan lokal. Dengan modal yang relatif kecil, keterampilan ini bisa diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha.

Lebih jauh lagi, pelatihan ini membawa pesan penting tentang pemberdayaan ekonomi keluarga. Dengan kreativitas dan kerja sama, ibu – ibu bisa menciptakan produk bernilai tambah yang mampu membantu meningkatkan pendapatan. Apalagi, tren masyarakat saat ini mulai bergeser ke makanan sehat, praktis, dan ramah lingkungan. Nugget berbahan ampas tahu bisa menjadi salah satu produk yang memenuhi kebutuhan tersebut.

Mendorong Pemanfaatan Limbah Menjadi Produk Bernilai

Di balik pelatihan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro ingin menanamkan kesadaran bahwa inovasi sederhana dapat berdampak besar. Mengolah ampas tahu bukan hanya soal mengurangi limbah pabrik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga lingkungan. Jika semakin banyak masyarakat yang sadar akan potensi bahan lokal, bukan tidak mungkin lahir wirausaha baru yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan adanya pelatihan seperti ini, masyarakat diajak untuk lebih berani mencoba, tidak takut bereksperimen, serta terbuka terhadap peluang baru. Pelatihan pembuatan nugget dari ampas tahu ini menjadi bukti nyata bahwa dari sesuatu yang dianggap remeh, dapat lahir produk yang bernilai ekonomi dan membawa manfaat besar bagi banyak orang.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan