JATENGKU.COM, Demak — Program peningkatan kemandirian pengelolaan sampah merupakan program yang dilaksanakan melalui pembentukan Bank Sampah Amal Jariyah. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri, berkelanjutan, dan bernilai manfaat, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi.
Program Bank Sampah Amal Jariyah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang. Sampah anorganik seperti botol plastik dapat dikumpulkan dan disetorkan ke Bank Sampah Amal Jariyah sehingga memudahkan masyarakat dalam mengelola sampah tersebut secara lebih terarah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang bekerja sama dengan Ketua RT dan masyarakat setempat.
Sasaran utama program Bank Sampah Amal Jariyah adalah warga RT 06 RW 01 Desa Purworejo, yang diharapkan dapat menjadi pelaku utama dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis partisipasi masyarakat. Program ini dilaksanakan di RT 06 RW 01 Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, yang merupakan salah satu kawasan permukiman warga dengan aktivitas rumah tangga yang menghasilkan sampah harian, seperti sampah deterjen, plastik makanan, styrofoam, botol plastik, dan kemasan bumbu dapur.
Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada warga RT 06 mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta konsep Program Bank Sampah Amal Jariyah. Sosialisasi ini mencakup penjelasan mengenai manfaat pengelolaan sampah dari aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Warga diberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah sejak dari sumbernya, khususnya pemisahan antara sampah organik dan anorganik dengan cara yang mudah dan sederhana untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini juga didukung dengan penyediaan sarana pendukung sederhana berupa Bank Sampah Amal Jariyah yang berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah anorganik bernilai ekonomi, seperti botol plastik, kemasan minuman, dan jenis sampah lainnya. Keberadaan bank sampah ini diharapkan dapat menjadi media partisipasi aktif warga RT 06 dalam mendukung keberlanjutan program.
Sampah yang telah terkumpul di Bank Sampah Amal Jariyah dikelola secara kolektif oleh warga bersama pengurus RT. Pengelolaan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama, di mana sampah dapat dimanfaatkan kembali, dijual, atau disalurkan untuk kegiatan sosial. Nilai jariyah dari program ini diharapkan dapat dirasakan secara bersama, seperti kegiatan yang telah berjalan di RT 06 berupa pengumpulan botol plastik untuk dijual kepada pengepul.
Keberlanjutan program ini didukung dengan kegiatan monitoring dan evaluasi sederhana untuk melihat perubahan perilaku warga dalam mengelola sampah, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program, serta menggali peluang pengembangan Program Sampah Jariyah di masa mendatang. Program ini mendapatkan respons dan antusiasme positif dari masyarakat, yang ditunjukkan melalui keikutsertaan aktif warga dalam kegiatan sosialisasi dan penerapan pemilahan sampah rumah tangga, serta keterlibatan warga dalam pembuatan Bank Sampah Jariyah.
Melalui Program Bank Sampah Amal Jariyah, diharapkan warga RT 06 RW 01 Desa Purworejo dapat semakin mandiri dalam mengelola sampah rumah tangga guna mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan, khususnya ke laut atau sungai. Program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan empati kolektif bahwa sampah memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan baik. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Purworejo.








