Tingkatkan Literasi Gizi, Mahasiswa KKN-T Undip...

Tingkatkan Literasi Gizi, Mahasiswa KKN-T Undip Edukasi Keluarga Lewat Posyandu RW 04

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, SEMARANG — Gizi keluarga merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan kualitas hidup masyarakat. Namun, masih banyak keluarga yang belum memahami secara menyeluruh pentingnya pemenuhan zat gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Tiara Adinda Maharani Perwika salah satu mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika, Program Studi Biologi, Universitas Diponegoro, yang tergabung dalam Kelompok 5 Tim KKN-T 105 Tahun 2025, menginisiasi sosialisasi literasi gizi keluarga kepada warga RW 04 Kelurahan Plamongan Sari pada Jum’at (25/7/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu RW 04 ini mengangkat judul “Peningkatan Literasi Gizi Keluarga melalui Edukasi 4 Sehat 5 Sempurna” dan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para ibu rumah tangga serta kader posyandu setempat.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam meningkatkan pengetahuan dasar masyarakat mengenai jenis dan fungsi zat gizi, pentingnya air putih, serta cara menyusun menu harian yang sehat dan seimbang dengan memanfaatkan sumber pangan lokal.

A group of women standing in a roomDescription automatically generated
Tiara Adinda Maharani, mahasiswa KKN Undip, menjelaskan konsep gizi seimbang kepada ibu-ibu di Kelurahan Plamongan Sari, Semarang. Sosialisasi ini menekankan pemanfaatan pangan lokal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga sehari-hari.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep gizi seimbang dan 4 Sehat 5 Sempurna, mulai dari peran karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin – mineral hingga air sebagai zat gizi esensial.

Masyarakat juga diajak untuk memahami risiko dari kelebihan maupun kekurangan zat gizi tertentu serta bagaimana memilih pangan sehat yang bisa diperoleh dari pelaku UMKM lokal di lingkungan sekitar, seperti sayuran segar, lauk pauk, dan buah – buahan.

Dalam kesempatan ini, mahasiswa juga menekankan pentingnya membaca label pangan dan menghindari konsumsi berlebih makanan ultraprocessed. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mengajak keluarga untuk mulai menerapkan pola makan sehat yang sederhana, terjangkau, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga didukung dengan pembagian leaflet edukatif, pemasangan poster di balai RW 04 dan memberikan modul agar informasi yang diberikan dapat dibaca kembali oleh warga di rumah.

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah pendampingan Bapak Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Ibu Riris Tiani, S.S., M.Hum. sebagai dosen pembimbing lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya gizi dalam kehidupan keluarga, serta turut mendorong kemandirian gizi berbasis lokal sebagai langkah nyata mendukung penanggulangan kemiskinan dari aspek kesehatan.

“Literasi gizi merupakan langkah awal menciptakan keluarga yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Semua itu dapat dimulai dari piring makan di rumah,”.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan