JATENGKU.COM, BATANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam KKN IDBU Tim 50 menginisiasi program inovasi pertanian berbasis pemberdayaan UMKM melalui komoditas lokal berupa singkong. Program ini bertujuan untuk mengangkat nilai tambah hasil pertanian masyarakat dengan pendekatan kreatif dan berkelanjutan.
Salah satu kegiatan utama dari program ini adalah pelatihan pembuatan produk UMKM baru berbahan dasar singkong, yang dilaksanakan pada Rabu (09/07/2025). Kegiatan ini difokuskan pada proses pengembangan identitas produk, mulai dari perancangan logo yang menarik hingga penggunaan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly) yang sesuai dengan tren keberlanjutan dan kebutuhan pasar saat ini.
“Melalui inovasi berbasis potensi lokal seperti singkong, kami berharap UMKM di Dusun Buntit bisa menghadirkan produk yang unik, menarik, dan berkelanjutan. Pendampingan ini kami rancang untuk membekali warga dengan keterampilan branding yang bisa terus dikembangkan setelah KKN selesai,” ujar Duan Karunia Deswan, salah satu anggota Tim KKN IDBU 50.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa Undip dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal berbasis potensi pertanian desa dengan pendekatan yang relevan terhadap isu lingkungan dan kebutuhan pasar.
Penulis: Duan Karunia Deswan, Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik










