Kelurahan Sambiroto, Semarang (2025) – Mahasiswa KKN-Tematik Universitas Diponegoro kembali menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, inovasi datang dari Rania Apta Aurena, mahasiswi Ilmu Kelautan FPIK UNDIP, yang memelopori kegiatan pengolahan sampah plastik menjadi pot tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga).
Ide ini berangkat dari kekhawatiran terhadap meningkatnya limbah plastik rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan, termasuk lingkungan laut. Program ini sekaligus merupakan dukungan terhadap keperluan menghias taman untuk lomba 10 Program Pokok PKK. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja multidisiplin Tim KKN-T 118 Kelompok 5 yang bertemakan “Pemanfaatan TOGA Menjadi Produk Jahe Bubuk untuk Pencegahan Sindrom Metabolik melalui Edukasi dan Digitalisasi Kesehatan.”
“Selama ini, banyak sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan tanpa dimanfaatkan. Padahal, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi media tanam yang berguna untuk budidaya TOGA,” ujar Rania.
Langkah-langkah yang dilakukan cukup sederhana: mahasiswa mengumpulkan, memilah, dan mencuci sampah plastik berupa galon bekas. Galon plastik sekali pakai yang biasanya langsung dibuang, dimanfaatkan kembali oleh mahasiswa dengan cara dipotong mengikuti pola, diberi lubang, lalu dihias menggunakan cat semprot dan cat akrilik. Hasilnya, pot-pot warna-warni yang menarik secara visual dan siap digunakan untuk menanam TOGA di taman sekitar.
Tak hanya itu, edukasi mengenai manfaat TOGA juga diberikan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menanam dan memanfaatkan tanaman obat di rumah. Edukasi ini dikemas secara interaktif, dilengkapi dokumentasi kegiatan yang disebarluaskan melalui media sosial untuk memperluas dampak positifnya.
“Program ini tidak hanya mengurangi timbunan sampah plastik, tapi juga mendukung ketahanan pangan rumah tangga melalui budidaya TOGA. Kami harap semangat ini bisa berkelanjutan, bahkan setelah KKN selesai,” tambah Rania.
Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama ibu-ibu PKK, yang kini mulai rutin merawat TOGA di pekarangan Balai PKK. Program ini juga turut andil memperkuat persiapan Kelurahan Sambiroto dalam pelaksanaan lomba 10 Program Pokok PKK, dengan cara yang kreatif dan edukatif.











