JATENGKU.COM, SEMARANG — Mahasiswa KKN-T 118 Universitas Diponegoro Kelompok 6 menginisiasi program kerja berupa “Pelatihan Produk Berbasis Ekoenzim sebagai Bentuk Kontribusi dalam Meningkatkan Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga di RW 07 Kelurahan Sambiroto.
Program ini ditujukan untuk mengedukasi warga tentang pemanfaatan ekoenzim yang telah difermentasi menjadi produk turunan yang bermanfaat dan bernilai guna tinggi, seperti cairan pembersih lantai, disinfektan alami, produk perawatan tanaman, serta produk ramah lingkungan lainnya.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh Ilhaam Nizam Anugerah, mahasiswa Kelompok 6 Tim KKN-T 118 UNDIP dari program studi S-1 Farmasi, pada hari Sabtu, 12 Juli 2025, bertempat di Balai RW 07 Kelurahan Sambiroto pada pukul 11.00–12.00 WIB. Pelatihan ini diikuti oleh warga RW 07 dari berbagai RT yang antusias ingin mengetahui pemanfaatan lanjutan dari ekoenzim.
Dalam pelatihan ini, Nizam memfokuskan materi pada proses pembuatan produk turunan dari ekoenzim, bukan pada cara fermentasi ekoenzim itu sendiri. Peserta diperkenalkan pada berbagai formula sederhana dan aplikatif, seperti pembuatan cairan pel pembersih, semprotan pengusir serangga, dan larutan penyiram tanaman yang ramah lingkungan.
Peserta juga diajak praktik mencampurkan ekoenzim dengan bahan tambahan seperti air yang disesuaikan sesuai jenis produk yang ingin dibuat. Selain itu Nizam juga membuat beberapa pertanyaan yang sebagai kuesioner dan yang bisa menjawab adan diberikan hadiah untuk menambah antusiasme warga RW 7 Kelurahan Sambiroto.
Respon warga sangat positif terhadap kegiatan ini. Banyak di antara peserta menyampaikan ketertarikannya untuk memproduksi produk berbasis ekoenzim secara mandiri karena bahan-bahannya mudah diperoleh dan aplikasinya sangat relevan untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah satu warga menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan solusi sederhana dan murah dalam mengurangi ketergantungan pada produk kimia komersial sampai ada yang meminta produk berbasis ekoenzim ini untuk di bawa pulang.
Diharapkan melalui pelatihan ini, warga RW 07 Kelurahan Sambiroto dapat memberdayakan ekoenzim hasil fermentasi limbah organik menjadi produk rumah tangga yang berguna, sekaligus turut menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.











