Warna-Warni Keceriaan, Mahasiswa KKN-PPM 51 UMB...

Warna-Warni Keceriaan, Mahasiswa KKN-PPM 51 UMBY Gelar Lomba Mewarnai di TK PKK 50 Sendangsari

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, YOGYAKARTA — Suasana penuh warna menghiasi halaman TK PKK 50 Sendangsari ketika mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Kelompok 51 Universitas Mercu Buana Yogyakarta melaksanakan program kerja berupa lomba mewarnai untuk anak-anak. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian dari program yang dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, dan semangat belajar anak sejak usia dini.

Sejak pagi, anak-anak sudah tampak bersemangat dengan membawa alat mewarnai mereka masing-masing. Dengan wajah antusias, mereka duduk rapi menunggu aba-aba dimulainya lomba. Begitu lembar gambar dibagikan, suasana pun berubah menjadi riuh penuh keceriaan. Tangan-tangan mereka mulai menari di atas kertas, memilih warna sesuai imajinasi mereka. Ada yang memilih warna cerah untuk mnggambar matahari, ada pula yang teliti menata gradasi agar gambar terlihat hidup.

Warna-Warni Keceriaan, Mahasiswa KKN-PPM 51 UMBY Gelar Lomba Mewarnai di TK PKK 50 Sendangsari
Anak-anak TK PKK 50 Sendangsari, Yogyakarta, dengan antusias mengikuti lomba mewarnai yang diadakan oleh mahasiswa KKN UMBY. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, dan semangat belajar anak sejak usia dini.

Di akhir kegiatan, mahasiswa mengumumkan pemenang lomba mewarnai. Namun, lebih dari sekadar menentukan juara, acara ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan diri tanpa takut salah. Seluruh peserta mendapatkan apresiasi, karena setiap goresan warna memiliki keunikan dan cerita tersendiri. “Saya senang kalau lihat anak-anak semangat ikut kegiatan ini, dan bagi kami sendiri semua gambar anak-anak itu juara,” ungkap Ujo salah satu anggota usai kegiatan.

Selain lomba, mahasiswa KKN juga menyiapkan kenangan khusus bagi sekolah. Sebuah kanvas putih, dan setiap anak diminta menempelkan sidik jari jempol yang telah dicat dengan warna-warni cat air. Tidak hanya anak-anak, para guru dan mahasiswa KKN pun ikut serta meninggalkan sidik jari mereka di kanvas tersebut. Hasilnya adalah sebuah karya yang indah, penuh warna, dan penuh kebersamaan.

Kanvas sidik jari itu kemudian diserahkan kepada pihak sekolah sebagai kenang-kenangan. Harapannya, kanvas tersebut dapat menjadi pengingat indah bahwa kebersamaan kecil di sekolah ini telah menyatukan anak, guru, dan mahasiswa dalam satu karya. “Anak-anak dari awal anak KKN kesini sudah antusias, apalagi dengan adanya kegiatan ini.” tutur Ibu Rina selaku kepala sekolah.

Dengan adanya lomba mewarnai dan kanvas kenangan, diharapkan tali silaturahmi yang sudah terjalin antara mahasiswa dan pihak sekolah dapat terus terjaga. Keceriaan anak-anak menjadi bukti bahwa setiap sentuhan kecil dari kegiatan KKN mampu memberikan dampak besar bagi perkembangan generasi penerus bangsa.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan