JATENGKU.COM, BATANG — Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, mahasiswa Psikologi Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN-Tim 41 mengadakan kegiatan edukasi bertema “Pilah Sampah, Jaga Bumi” di Dusun Tumbrep, Desa Tumbrep, Kabupaten Batang, pada Selasa (15/07/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebiasaan memilah sampah di masyarakat, dimulai dari lingkungan rumah tangga. Melalui pendekatan psikologi lingkungan dan perubahan perilaku, para mahasiswa menyampaikan bahwa memilah sampah bukan soal gaya hidup mewah, melainkan bentuk tanggung jawab sehari-hari yang bisa berdampak besar bagi lingkungan.

“Buang sampah itu mudah, tapi memilah sampah butuh niat dan kebiasaan baik. Kami ingin warga tahu bahwa perubahan kecil bisa jadi dampak besar kalau dilakukan konsisten,” ujar Aydin, mahasiswa fakultas psikologi yang menjadi pemateri.

Dalam penyuluhan yang berlangsung di balai dusun, mahasiswa membagikan leaflet edukatif yang memuat informasi tentang pentingnya memilah sampah menjadi organik, anorganik, dan sampah berbahaya. Dijelaskan pula manfaat pemilahan, seperti mengurangi sampah di TPA, mendukung proses daur ulang, dan menjaga kebersihan lingkungan secara kolektif.

Tidak hanya itu, kegiatan juga membahas berbagai hambatan yang kerap dialami masyarakat, seperti anggapan bahwa memilah sampah itu ribet, tidak tersedianya tempat sampah terpisah, hingga pengaruh lingkungan yang belum mendukung.

Untuk itu, mahasiswa mengajak warga melakukan langkah-langkah sederhana, seperti menyediakan dua tempat sampah dengan label lucu di rumah dan melibatkan seluruh anggota keluarga agar terbiasa memilah sebelum membuang.

Dengan kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 41 berharap budaya memilah sampah bisa tumbuh dan menyebar sebagai kebiasaan kolektif yang menciptakan lingkungan Dusun Tumbrep yang lebih bersih dan sehat.

“Perubahan bisa dimulai dari depan rumah sendiri. Kalau satu warga mulai, warga lain akan ikut. Lingkungan yang baik itu menular,” tutup Aydin, mahasiswa fakultas psikologi yang menjadi pemateri.

Editor: Handayat