JATENGKU.COM, Wonosobo — Bullying dan perilaku tidak pantas di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Perilaku tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan siswa, tetapi juga dapat menghambat perkembangan karakter dan proses belajar mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif yang melibatkan berbagai pihak untuk menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai, empati, dan perilaku positif sejak dini.

Sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar (UNTIDAR) melaksanakan program kerja edukasi pencegahan bullying dan perilaku tidak pantas di SD Negeri 3 Lumajang Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Program edukasi tersebut diikuti oleh siswa kelas V SD Negeri 3 Lumajang dengan antusias dan interaktif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi perilaku tidak pantas di lingkungan sekolah. Selain menyampaikan materi, mahasiswa KKN juga menggunakan metode interaktif seperti diskusi, permainan edukatif, dan simulasi kasus. Metode ini dilakukan agar siswa lebih mudah memahami materi dan mampu menerapkan nilai-nilai anti-bullying dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator KKN UNTIDAR, Afifah Indah Caharani, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perilaku saling mengejek dan kurangnya kesadaran siswa terhadap dampak bullying.

“Kami berharap melalui edukasi ini, siswa dapat lebih memahami pentingnya sikap sopan, menghargai teman, dan berani melaporkan tindakan bullying,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNTIDAR berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pencegahan bullying di sekolah dasar serta menumbuhkan budaya positif di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter, peduli, dan beretika.

Editor: Handayat

Tag