JATENGKU.COM, SEMARANG –Mahasiswa KKN-T 139 Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pilah sampah dengan judul “Implementasi TPS3R sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Terpadu di Tingkat KelurahanMangkang Kulon, pada Senin (7/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Kelompok 3 KKN-T 139 Undip 2025.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga. Acara dihadiri oleh jajaran perangkat kelurahan, DLH Kota Semarang, serta beberapa warga yang antusias mengikuti kegiatan edukatif tersebut.
“Kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menjadi kunci penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kerjasama ini, kami harap terdapat perubahan perilaku yang berkelanjutan,” ujar perwakilan dari DLH Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan brosur edukatif mengenai pemilahan sampah, serta materi sosialisasi yang disampaikan melalui presentasi PowerPoint (PPT). Penyampaian dilakukan secara lisan oleh perwakilan dari DLH Kota Semarang yaitu Bapak Eric Pramana, yang menjelaskan secara detail tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, serta manfaat bank sampah dan potensi ekonomi dari sampah daur ulang.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan warga semakin sadar untuk memilah sampah sejak dari rumah, karena ini juga berdampak pada pengelolaan TPS 3R yang ada di kelurahan kami,” ujar salah satu mahasiswa KKN-T 139 Undip.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11 dan 12 tentang kota berkelanjutan dan konsumsi-produksi bertanggung jawab.
Salah satu warga Kelurahan Mangkang Kulon juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Diponegoro atas sosialisasi yang telah diberikan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di tingkat kelurahan. Mahasiswa KKN-T 139 Undip berharap program yang telah dilaksanakan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga mampu menginspirasi tindakan nyata dari masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.











