Mahasiswa KKN UNIKAL Gelar Sosialisasi Pembuata...

Mahasiswa KKN UNIKAL Gelar Sosialisasi Pembuatan Lilin Aromaterapy Bersama Ibu-ibu Dukuh Kwanguan Desa Pakisputih

Ukuran Teks:

JATENGKU.COM, KABUPATEN PEKALONGAN – Mahasiswa KKN UNIKAL memberikan edukasi tentang pemanfaatan minyak jelantah kepada ibu-ibu di Dukuh Kwanguan Desa Pakisoutih sebagai bagian dari sosialisasi Pembuatan Lilin Aromaterapy pada Jumat (19/6/2026).

Mahasiswa Universitas Pekalongan (UNIKAL) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan kegiatan sosialisasi sosialisasi Pembuatan Lilin Aromaterapy pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi.

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan ke tanah atau saluran air. Hal ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan menjadi sarang penyakit jika tidak dikelola dengan benar. Menurut data dari perangkat Desa Pakisputih, masih banyak warga yang belum mengetahui cara memanfaatkan minyak jelantah, sehingga sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya pengurangan limbah dan penciptaan nilai ekonomi baru.

Ketua Pelaksana Kegiatan sosialisasi ini, Cantika Hayu Pramesthy, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan ibu-ibu Masyarakat setempat sebagai target utama. “Kami ingin memberikan edukasi mengenai bahaya minyak jelantah jika dibuang sembarangan dan dampaknya bagi lingkungan. Selain itu, kami juga mengajarkan cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang bernilai jual dengan bahan-bahan yang mudah didapat di desa ini,” ujar Cantika.

Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pemaparan materi oleh tim KKN. Mereka menjelaskan tentang bahaya pembuangan minyak jelantah sembarangan, yaitu dapat mencemari tanah dan air serta menyumbat saluran pembuangan. Pemaparan ini juga disertai dengan langkah-langkah pembuatan lilin aromaterapi serta tips keamanan dalam proses pembuatannya.

Selain pemaparan materi, tim KKN juga mengadakan sesi praktik langsung untuk memfasilitasi ibu-ibu mencoba membuat lilin aromaterapi. Banyak ibu-ibu yang antusias menanyakan berbagai hal terkait takaran bahan, jenis pewangi, dan cara mengemas agar menarik dijual. Bu Yuni, salah satu Masyarakat, mengaku sangat terbantu dengan informasi yang diberikan.

“Saya baru tahu kalau ternyata minyak jelantah bekas goreng bisa disulap jadi lilin yang wangi dan bisa dijual. Sekarang saya jadi punya ide usaha baru dari limbah dapur,” ungkap Bu Yuni.

Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat setempat. Masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas ilmu yang diberikan oleh mahasiswa KKN UNIKAL.

“Ini adalah keterampilan yang sangat berguna. Saya jadi tahu cara bikin lilin sendiri di rumah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan di desa kami,”

Kegiatan KKN UNIKAL di Desa Pakisputih ini merupakan bagian dari program kerja mereka yang berlangsung selama satu bulan. Selain sosialisasi pembuatan lilin aromaterapi, mahasiswa KKN juga melakukan berbagai kegiatan lain, seperti Pembuatan Aquaponik, Sosialisasi Narkoba, Sosialisasi pembuangan obat rusak dan kadaluarsa, Posyandu, Pembuatan lampion dari botol bekas, Kolase dari sampah plastik, rumah belajar, sosialisasi pilah pilih sampah, PHBS, pembuatan plang sampah, petunjuk arah, dan peta denah desa.

Mahasiswa KKN berharap kegiatan-kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata bagi peningkatan ekonomi dan kebersihan lingkungan masyarakat Desa Pakisputih.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan