Mahasiswa Manajemen UPGRIS Ikuti International Community Service di Bali
JATENGKU.COM, Semarang – Empat mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Universitas PGRI Semarang angkatan 2023 berhasil menyelesaikan kegiatan International Community Service (ICS) SICS 2026 yang diselenggarakan di Pulau Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat berskala internasional yang akan dikonversi sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka.
Kegiatan dibuka secara resmi pada Senin, 29 Juni 2026 di Sheraton Hotel Ballroom, Denpasar. Opening Ceremony berlangsung meriah dan dihadiri oleh para rektor perguruan tinggi mitra, serta perwakilan institusi pendidikan dari berbagai negara. Hadir pula mitra internasional dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Universiti Poly-Tech Malaysia (UPTM), University of Management and Technology (UMT), Universiti Brunei Darussalam, serta The University of the Immaculate Conception (UIC) Filipina. Acara ini juga dimeriahkan dengan sambutan dari Wali Kota Denpasar dan Bupati Bangli, serta penyerahan Sustainability Award kepada para pihak yang berjasa dalam upaya pembangunan berkelanjutan.

Pada Selasa, 30 Juni 2026, keempat mahasiswa tersebut melaksanakan kegiatan inti pengabdian masyarakat di Desa Serangan, Bali. Mereka tergabung dalam kelompok kecil dan fokus pada program pengelolaan limbah organik (organic waste management). Kegiatan ini dipilih karena pengelolaan sampah organik menjadi isu krusial dalam mendukung pariwisata berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Bali sebagai destinasi wisata dunia.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya membantu proses pemilahan dan pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Mereka menerapkan pengetahuan manajemen bisnis yang telah dipelajari, seperti manajemen proyek, pemasaran produk daur ulang, serta pengembangan model bisnis ramah lingkungan.
“Kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan internasional ini. Selain dapat menerapkan ilmu manajemen bisnis yang kami pelajari di bangku kuliah, kami juga berkontribusi langsung dalam upaya pengelolaan limbah organik di Desa Serangan. Pengalaman ini memperluas wawasan kami tentang konsep sustainability dan pentingnya kerja sama lintas negara serta lintas budaya,” ujar salah satu anggota kelompok.
Dosen Pembimbing, C. Tri Widiastuti, S.E., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. “Kami mendukung penuh partisipasi mahasiswa dalam kegiatan berskala internasional seperti ICS SICS 2026. Pengalaman ini memberikan nilai yang sangat berharga bagi pengembangan soft skill, kepemimpinan, serta kepedulian sosial dan lingkungan mahasiswa,” tuturnya.
Kegiatan ICS SICS 2026 diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan mitra luar negeri. Melalui program ini, para peserta diajak untuk tidak hanya belajar secara teori di kelas, melainkan terlibat langsung dalam isu-isu global sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) serta tujuan ke-12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional. Bagi mahasiswa Manajemen Bisnis UPGRIS, pengalaman ini diharapkan dapat menjadi modal berharga untuk karir di masa depan, terutama dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin berorientasi pada keberlanjutan (sustainable business).
Editor Jatengku.com lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (UNDIP). Berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengelolaan media online.