Rekomendasi

    The Second ICS, Mahasiswa KKN ICS 2026 UPGRIS Belajar dari Recycled Plastic Craft “Angen Bali” mengubah Sampah menjadi Peluang Usaha di Desa Serangan, Bali

    JATENGKU.COM, Bali – Kegiatan International Community Service (ICS) 2026 telah sukses diselenggarakan pada 29–30 Juni 2026 di Pulau Dewata, Bali. Salah satu rangkaian kegiatan dalam program tersebut adalah kunjungan edukatif Mahasiswa KKN ICS 2026 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ke Angen Bali Recycled Plastic Craft yang berlokasi di Desa Serangan, Kota Denpasar, Bali. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program pengabdian yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan sampah plastik berbasis ekonomi sirkular serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

    Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai proses pengolahan limbah plastik, mulai dari tahap pengumpulan, pemilahan, pembersihan, hingga pengolahan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Melalui proses tersebut, limbah plastik yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi berbagai produk kreatif, seperti suvenir, perlengkapan rumah tangga, hingga kerajinan yang layak dipasarkan.

    Mahasiswa diajak melihat secara langsung proses produksi di workshop “Angen Bali” Recycled Plastic Craft. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Maka dari itu kami berharap dengan kehadiran teman-teman mahasiswa bisa membawakan misi ini kemana saja, baik dirumah, kampus, dan lingkungan sekitar, karena sangat disayangkan kadang-kadang kita engga peduli dengan lingkungan. Hanya dengan sebuah sampah walaupun itu satu itu akan tetap mencemari lingkungan. Untuk itu mari mengumpulkan sampah plastik dan mengolah menjadi barang yang inovatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan” ujar pengelola Angen Bali

    Kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru bagi Mahasiswa KKN ICS 2026 UPGRIS mengenai pentingnya membangun kesadaran terhadap pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Mahasiswa juga belajar bahwa setiap individu memiliki peran dalam mengurangi jumlah sampah plastik melalui kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah dan mendukung penggunaan produk hasil daur ulang.

    Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN ICS 2026 UPGRIS berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan di Desa Serangan untuk kemudian menjadi inspirasi dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh selama kunjungan diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah terhadap generasi mendatang.

    Kegiatan ini menjadi bukti bahwa persoalan sampah dapat diubah menjadi sebuah peluang apabila dikelola dengan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi berbagai pihak. Pengalaman belajar langsung di “Angen Bali” Recycled Plastic Craft Serangan, Mahasiswa KKN ICS 2026 UPGRIS memperoleh pemahaman bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk generasi muda sebagai agen perubahan.

    Avatar photo
    Avatar photo
    Handayat
    Penulis