Rekomendasi

    Mahasiswa KKN Universitas Semarang Dampingi Pelaku UMKM Kelurahan Purwoyoso dalam Pembuatan Nomor Induk Berusaha

    JATENGKU.COM, Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII Universitas Semarang, Anggun Nur Deviyati Arnanda, melaksanakan program kerja individu berupa pelatihan dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Balai RW 07, Kelurahan Purwoyoso, Minggu (12/7). Kegiatan ini mengangkat tema digitalisasi, legalitas, dan manajemen usaha sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.

    Salah satu materi utama yang diberikan adalah pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya legalitas usaha serta pendampingan secara langsung dalam proses pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS).

    Selain memperoleh pemahaman mengenai prosedur pendaftaran, para pelaku UMKM juga dikenalkan pada berbagai manfaat kepemilikan NIB, seperti memberikan kepastian legalitas usaha, mempermudah akses terhadap program pembinaan pemerintah, membuka peluang memperoleh pembiayaan usaha, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

    Tidak hanya berfokus pada legalitas usaha, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi literasi digital dan pelatihan pembuatan akun marketplace untuk membantu pelaku UMKM memasarkan produknya secara lebih luas melalui platform digital. Selanjutnya, peserta mengikuti workshop perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan penentuan harga jual sebagai bekal dalam mengelola usaha secara lebih efektif dan berkelanjutan.

    Anggun Nur Deviyati Arnanda menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung perkembangan UMKM di Kelurahan Purwoyoso.

    “Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya memahami pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha sebagai legalitas usaha, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital serta menerapkan pengelolaan usaha yang lebih baik. Dengan demikian, UMKM di Kelurahan Purwoyoso dapat semakin berkembang, memiliki daya saing, dan siap menghadapi tantangan di era digital,”

    — Anggun Nur Deviyati Arnanda

    Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para pelaku UMKM. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berkonsultasi mengenai proses pembuatan NIB maupun strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.

    Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN PPM XXVIII Universitas Semarang berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong tumbuhnya UMKM yang legal, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi di Kelurahan Purwoyoso.

    Avatar photo
    Avatar photo
    Handayat
    Penulis