JATENGKU.COM, Wonogiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi bertema Smart Money kepada remaja dan pemuda Karang Taruna Desa Kerjo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja dalam mengelola keuangan secara cerdas di tengah pesatnya perkembangan gaya hidup digital.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya pola konsumsi remaja akibat kemudahan akses teknologi digital, seperti belanja online, gim daring, dan hiburan berbasis aplikasi. Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, gaya hidup digital berpotensi mendorong perilaku konsumtif, pemborosan, hingga ketidakmampuan remaja dalam mengatur prioritas keuangan sejak dini.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, masih banyak remaja di Desa Kerjo Kidul yang belum memiliki pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan, seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, serta pentingnya menabung. Kondisi ini diperparah dengan minimnya literasi keuangan dan kurangnya edukasi mengenai risiko penggunaan uang secara tidak bijak di era digital.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN UNDIP memberikan edukasi mengenai konsep smart money, yaitu pengelolaan uang secara cerdas, terencana, dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan meliputi pengaturan pendapatan dan uang saku, pengendalian pengeluaran, serta pentingnya menyisihkan uang untuk tabungan dan kebutuhan masa depan.
Mahasiswa juga memperkenalkan konsep pembagian keuangan sederhana, seperti alokasi 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan yang bersifat produktif, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi awal. Selain itu, peserta diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan platform digital agar tidak terjebak pada perilaku konsumtif dan pengeluaran impulsif.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para remaja yang mengikuti sosialisasi. “Sekarang jadi lebih paham cara ngatur uang, terutama supaya nggak boros buat belanja online,” ujar salah satu anggota Karang Taruna Desa Kerjo Kidul.
Melalui edukasi smart money ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap remaja Desa Kerjo Kidul mampu membangun kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini, lebih bijak menghadapi tantangan gaya hidup digital, serta mampu mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri dan produktif.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi para remaja untuk menyampaikan pengalaman dan permasalahan keuangan yang sering mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa KKN UNDIP menanggapi berbagai pertanyaan seputar cara mengontrol pengeluaran, menghindari godaan promo digital, serta strategi menabung yang realistis sesuai dengan kondisi remaja.
Dalam sesi ini, peserta juga diajak untuk melakukan simulasi sederhana pengelolaan keuangan bulanan, sehingga konsep smart money tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat langsung dipraktikkan. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu remaja membentuk kebiasaan finansial yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Kegiatan edukasi smart money ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa. Dengan meningkatkan literasi keuangan sejak usia remaja, diharapkan masyarakat Desa Kerjo Kidul memiliki generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Ke depan, mahasiswa KKN UNDIP mendorong adanya peran aktif Karang Taruna dan perangkat desa dalam melanjutkan edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat secara berkelanjutan. Sinergi antara pemuda, pemerintah desa, dan perguruan tinggi diharapkan mampu menciptakan lingkungan sosial yang lebih sadar finansial, produktif, dan berdaya saing di era digital.
Penulis: M.Ferdwio Gading W
Mahasiswa Manajemen Dan Administrasi Logistik Universitas Diponegoro







