JATENGKU.COM, MAGELANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat desa Sumberejo, Ngablak, Magelang.

Salah satunya melalui program kerja dengan judul “Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Permen Wortel dan Jeruk” yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juli 2025.

Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa program studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Undip, program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan nilai jual komoditas sayuran terutama wortel yang dimanfaatkan menjadi permen wortel dan jeruk sebagai alternatif pengelolaan sayur.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami dan menerapkan bagaimana pengelolaan komoditas sayuran sebagai permen yang dapat menjadi potensi unggulan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

C:\Users\WIN 10\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\IE\AHC301BF\Untitled design_20250723_223316_0000[1].png
Zefanya Avrilia Tiara Gusani, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, memaparkan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan permen wortel jeruk kepada warga Desa Sumberejo.
Kegiatan ini berlangsung di Bangsal Pasca Panen PT. Agro Lestari Merbabu (ALM) Ngablak, Magelang, yang diikuti oleh ibu ibu desa sumberejo yang sangat antusias untuk menyerap informasi berkaitan dnegan cara mengembangkan usaha olahan komoditas sayuran, “kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi salah satu alternatif pemanfaatan produk hortikultura yang tidak dimanfaatkan, harapan saya semoga dengan kehadiran mahasiswa di Desa Sumberejo dapat memberikan ide dan inovasi baru untuk pemanfaatan produk hortikultura” ujar salah seorang peserta.

Sosialisasi dan demonstrasi pembuatan permen wortel jeruk yang dilakukan oleh Zefanya didasari dengan adanya potensi serta permasalahan yang ada di Desa Sumberejo.

Tingginya potensi komoditas sayuran di Desa Sumberejo yang hanya sekedar diperjual belikan kepada tengkulak tanpa adanya pengelolaan menjadikan komoditas sayuran memiliki nilai jual yang rendah, sehingga melalui kegiatan ini masyarakat desa dapat menciptakan inovasi baru yang dapat meningkatkan nilai jual komoditas sayuran di Desa Sumberejo.

Sosialisasi tersebut didukung dengan leaflet yang dapat membantu peserta sosialisasi memahami materi yang dibawakan. Leaflet berisikan pentingnya pengemasan produk pangan yang mampu memperpanjang daya simpan produk dan meningkatkan nilai jual produk. Leaflet disusun dengan bahasa yang sederhana dan dilengkap dengan ilustrasi agar mudah dipahami oleh warga desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sumberejo dapat bergerak maju dan dapat menerapkan inovasi yang telah di sosialisasikan mahasiswa sehingga dapat meningkatkan perekonomi masyarakat dengan memanfaatkan komoditas sayuran.

Penulis: Safarah Chumaira, Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Lokasi: Desa Sumberejo, Ngablak, Magelang

Editor: Handayat