JATENGKU.COM, SUKOHARJO – Menjawab tantangan minimnya data lokal yang akurat untuk perencanaan pembangunan, Tim 1.1 dari KKN Tematik IDBU-29 Kloter 1 Universitas Diponegoro berkerja sama dalam program kerja utama berupa surveilans data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyediakan basis data yang kuat bagi pemerintah desa dalam merancang program yang efektif dan tepat sasaran” ujar Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes. dan dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D. dalam pembekalan KKN pada tanggal 1 Juni 2025.

Program ini selaras dengan amanat Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Tim yang terdiri dari lima mahasiswa lintas disiplin, yaitu:

  • Adam Ramadhan (Fakultas Ekonomika dan Bisnis)
  • Aditya Fajar Bahari (Sekolah Vokasi)
  • Gusti Ayu Clara Nadya (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
  • Rahaina Amalia (Fakultas Psikologi)
  • Franinda Aiska Putri Angelina (Fakultas Psikologi)

Tim 1.1 ini secara spesifik bertugas mengumpulkan data yang berfokus pada tiga pilar utama SDGs Desa:

  • SDGs 3 (Desa Sehat dan Sejahtera): Mencakup data terkait status kepemilikan BPJS, riwayat imunisasi, angka kematian ibu/bayi, hingga prevalensi penyakit menular dan tidak menular seperti TBC dan Hipertensi.
  • SDGs 6 (Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi): Menggali informasi mengenai kepemilikan jamban layak, akses rumah tangga terhadap air bersih, hingga kualitas sumber air yang digunakan warga.
  • SDGs 11 (Kawasan Pemukiman Aman dan Nyaman): Memetakan data tentang kondisi rumah tidak layak huni, sistem keamanan lingkungan, kesiapsiagaan bencana, dan pengelolaan sampah keluarga.

Untuk memastikan kualitas data yang dihasilkan, tim tidak langsung melakukan penyebaran kuesioner. “Langkah pertama yang kami lakukan selama empat hari awal adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen,” ungkap Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes., salah satu dosen pembimbing lapangan dari tim 1.1.

Uji coba ini dilakukan pada sampel 30 Kepala Keluarga di RW 8 RT 2 (Perumahan Gardena Palm Asri) untuk menjamin bahwa setiap pertanyaan dalam kuesioner dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat dan mampu mengukur indikator SDGs secara akurat.

Dokumentasi pelaksanaan survei SDGs Desa oleh Tim 1.1 KKN-T IDBU 29 UNDIP. Mahasiswa melakukan pendampingan pengisian data secara door-to-door kepada warga, termasuk lansia dan masyarakat non-digital, demi menjamin partisipasi inklusif dan kualitas data yang representatif.

Dalam pelaksanaannya, tim 1.1 menerapkan strategi penyebaran data yang komprehensif dan inklusif. Metode utama adalah distribusi kuesioner digital melalui Google Form, yang penyebarannya dikoordinasikan secara erat (satu rantai) dengan perangkat desa, mulai dari Kepala Desa, Ketua RT/RW, hingga kader PKK. Menyadari adanya tantangan digital di masyarakat, tim juga proaktif melakukan pendekatan door-to-door.

Mahasiswa secara langsung mengunjungi rumah-rumah warga, khususnya para lansia atau mereka yang tidak memiliki gawai, untuk memberikan pendampingan dalam pengisian data. Langkah ini krusial untuk memastikan setiap Kepala Keluarga (KK) dapat berpartisipasi dan data yang terkumpul benar-benar representatif.

Menghadapi demografi penduduk Desa Plumbon yang mayoritas bekerja sebagai buruh, petani, dan wiraswasta, tim 1.1 seringkali harus menyesuaikan waktu kerja sehingga kami bekerja hampir dari pagi sampai malam agar seluruh lapisan masyarakat dapat kami hinggap .

“Kami memahami kesibukan warga, sehingga banyak kunjungan kami lakukan pada sore atau malam hari setelah mereka pulang bekerja,” tambah Adam Ramadhan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, berkat tekad yang kuat dan sambutan baik dari warga, seluruh proses pengumpulan data berhasil dilalui.

Data yang terkumpul kini siap diolah untuk menjadi dasar bagi program “Pengembangan Sistem Surveilans Kesehatan Dan Sumber Air Untuk Mewujudkan Desa Peduli Kesehatan (DPK) Dengan Dukungan Aplikasi Sistem Informasi Geografi (SIG)” dan akan diserahkan kepada pemerintah desa sebagai rujukan utama dalam perumusan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan serta dapat diakses dan digunakan bagi masyarakat luas dari kegiatan KKN-T IDBU 29 UNDIP, Desa Plumbon ini.

Penulis: TIM 1.1 (Universitas Diponegoro)
Dosen Pembimbing Lapangan:
Dr. Cahya Tri Purnami, S.KM., M.Kes.
dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med., Ph.D
Prof. Dr. Ir. Suharyanto, M.Sc.
Novia Sari Ristanti, S.T., M.T.

Editor: Handayat