JATENGKU.COM, KENDAL – Kelompok Mahasiswa Mengabdi Desa (MAHESA) Manggungmangu Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Bahaya Pergaulan Bebas” di Desa Manggungmangu, Kabupaten Kendal, pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai bahaya pergaulan bebas serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat, positif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Manggungmangu yang pada waktu yang sama menyelenggarakan Posyandu Remaja. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan desa dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial sebagai bekal menuju generasi yang sehat dan berkualitas.
Pergaulan bebas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Kemudahan akses informasi, pengaruh media sosial, serta lingkungan pertemanan yang kurang baik dapat mendorong remaja terlibat dalam perilaku yang menyimpang. Oleh karena itu, diperlukan edukasi sejak dini agar anak-anak dan remaja memiliki bekal pengetahuan yang cukup dalam menyikapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, kelompok mahasiswa MAHESA Manggungmangu Universitas PGRI Semarang berupaya meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya menjaga diri, memilih teman yang baik, serta memahami dampak yang dapat ditimbulkan akibat pergaulan bebas terhadap masa depan mereka. Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kedekatan dengan para peserta. Berbagai permainan edukatif diberikan sehingga peserta terlihat antusias dan lebih percaya diri untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Setelah itu, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian pergaulan bebas, faktor-faktor penyebabnya, contoh perilaku yang termasuk dalam pergaulan bebas, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun kehidupan sosial. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga peserta dapat mengikuti dengan baik.
Selain memberikan materi, mahasiswa juga mengajak peserta berdiskusi melalui sesi tanya jawab. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat maupun pengalaman yang berkaitan dengan pergaulan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara menghadapi ajakan teman yang mengarah pada perilaku negatif.
Kelompok Mahasiswa MAHESA Manggungmangu juga memberikan berbagai langkah pencegahan agar remaja terhindar dari pergaulan bebas, di antaranya dengan memilih lingkungan pertemanan yang positif, memperkuat nilai-nilai moral dan agama, meningkatkan komunikasi dengan orang tua, serta mengisi waktu luang melalui kegiatan yang bermanfaat seperti organisasi, olahraga, maupun kegiatan sosial. Melalui kolaborasi dengan PKD dalam kegiatan Posyandu Remaja, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan remaja sebagai bagian dari upaya membentuk perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari peserta dan masyarakat Desa Manggungmangu. Mereka berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan wawasan baru bagi anak-anak dan remaja dalam menghadapi tantangan pergaulan di era modern.
Melalui program Mahasiswa Mengabdi Desa (MAHESA) 2026, Universitas PGRI Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) melalui sosialisasi bahaya pergaulan bebas dan Posyandu Remaja diharapkan mampu membentuk generasi muda Desa Manggungmangu yang memiliki karakter kuat, sehat, mampu mengambil keputusan secara bijaksana, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.
Dokumentasi Kegiatan:




