Rekomendasi

    Mahasiswa KKN PPM XXVIII USM Dorong Peningkatan Daya Saing UMKM Kelurahan Purwoyoso melalui Literasi Digital dan Pelatihan Pembuatan Akun Marketplace Shopee

    Mahasiswa KKN PPM XXVIII USM memberikan edukasi dan pelatihan marketplace Shopee sebagai upaya mendorong UMKM Kelurahan Purwoyoso menuju UMKM yang cerdas, jujur, kreatif, dan berdaya saing.

    JATENGKU.COM, SemarangMahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM), melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVIII, menyelenggarakan program kerja individu bertema “Digitalisasi UMKM: Edukasi Literasi Digital dalam Bisnis dan Pelatihan Pembuatan Akun Marketplace Shopee sebagai Media Pemasaran UMKM di Kelurahan Purwoyoso”. Program kerja individu ini disusun oleh Sevira Kurnia Eka Ramadhani berdasarkan hasil observasi lapangan, koordinasi dengan pemerintah Kelurahan Purwoyoso, pengurus UMKM, dan masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan di Balai Pertemuan RW. VII, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Minggu (12/7/2026) pukul 09.00–10.30 WIB.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua UMKM Kelurahan Purwoyoso dan melibatkan 9 pelaku UMKM. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum dan Manajemen sebagai implementasi sinergi antarprogram studi dalam pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.

    Latar belakang kegiatan berangkat dari temuan observasi lapangan yakni banyak UMKM beroperasi di sekitar RW. VII karena kedekatan wilayah dengan Kawasan Industri Candi, namun mayoritas pemasaran masih bersifat konvensional, menjual dari rumah atau di Pasar Purwoyoso. Belum banyak pelaku usaha yang beralih ke pemasaran digital atau memanfaatkan teknologi, sehingga jangkauan pasar UMKM di RW. VII masih terbatas dan belum optimal dalam meningkatkan pendapatan. Observasi juga menunjukkan kesenjangan literasi digital antar generasi (pelaku usaha muda relatif lebih melek teknologi dibanding pelaku usaha lansia).

    Program kerja ini bertujuan memberikan edukasi literasi digital bisnis dan pelatihan praktis pembuatan akun marketplace Shopee bagi pelaku UMKM di RW. VII, sehingga mereka mampu memasarkan produk secara digital dengan aman, jujur, dan kompetitif. Melalui Kegiatan ini, pelaku UMKM diajak memahami literasi digital sebagai kunci keberlanjutan usaha, termasuk pencegahan hoaks dan penipuan, pentingnya branding sebagai identitas bisnis untuk meningkatkan daya saing, dan teknik mengunggah konten kreatif (foto dan copywriting) serta pembuatan akun marketplace Shopee untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital agar memperluas jangkauan pasar. Pemahaman ini menjadi fondasi untuk pengembangan usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

    “Kehadiran kegiatan KKN yang dilakukan anak-anak mahasiswa USM sangat memberikan manfaat bagi warga sekitar, terutama yang bergerak di bidang UMKM. Kami jadi paham langkah-langkah apa saja yang bisa kami tempuh guna meningkatkan produktivitas usaha kami. Kami berharap anak-anak mahasiswa ini juga bisa membimbing kami secara berkelanjutan apabila kami menemui kendala dalam proses mengembangkan usaha UMKM kami,” ujar Novi, Ketua UMKM Kelurahan Purwoyoso, dalam sesi penutupan.

    Kegiatan mendapat dukungan dari Kepala Kelurahan Purwoyoso, Bapak Agus Riyanto, S.E., M.M.; Ketua RW. VII Kelurahan Purwoyoso, Bapak Joko; Ketua UMKM Kelurahan Purwoyoso, Ibu Novi; serta masyarakat setempat pelaku UMKM. Para pemangku kepentingan menyampaikan harapan agar program digitalisasi berlangsung berkelanjutan.

    Kegiatan berlangsung interaktif dan partisipatif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti sesi materi, praktik pembuatan akun marketplace, dan tanya jawab. Selain itu, peserta diajak mengisi survei Pre-Test dan Post-Test melalui pemindaian kode QR untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi digital dan kemampuan operasional dasar marketplace setelah mengikuti kegiatan.

    “Melalui program ini, peserta diberikan pemahaman dasar tentang etika berjualan di platform digital dan strategi promosi sederhana yang dapat langsung diterapkan. Diharapkan mampu membantu memperluas jangkauan pasar UMKM, meningkatkan pendapatan,” ujar Sevira.

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia mengadakan sesi foto bersama sebagai dokumentasi. Program kerja KKN ini menjadi wujud nyata peran aktif mahasiswa Ilmu Komunikasi FTIK USM dalam mendukung pemberdayaan UMKM setempat melalui transfer pengetahuan praktis mengenai digitalisasi usaha, yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pelatihan langsung, membuka ruang dialog, serta mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

    Avatar photo
    Avatar photo
    Handayat
    Penulis