JATENGKU.COM, SEMARANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) 112 Kelompok 2 Universitas Diponegoro 2025 telah berhasil merampungkan program bimbingan belajar Matematika dan Bahasa Inggris untuk anak-anak SD di RW 2 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan:

  • Pertemuan pertama : 26 Juli 2025
  • Pertemuan kedua : 2 Agustus 2025
  • Pertemuan ketiga : 9 Agustus 2025

Bertempat di Balai RT.04 dan RW.02 Ngemplak Simongan, yang sekaligus menjadi Posko KKN-T 112 Kelompok 2 Undip, kegiatan ini berfokus pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Pemilihan dua mata pelajaran ini didasari oleh pentingnya kemampuan berpikir logis dan analisis (Matematika) serta daya saing global (Bahasa Inggris) di masa depan.

Metode Pembelajaran yang Adaptif dan Menyenangkan

Pembelajaran yang aktif dan interaktif diterapkan agar kegiatan pembelajaran tidak menjadi membosankan. Adapun sistematika bimbingan belajar yakni dimulai dengan Matematika, dilanjutkan dengan Bahasa Inggris.

Anak-anak dikelompokkan berdasarkan kelas mereka (misalnya, kelas satu dengan kelas satu) untuk memastikan materi yang diberikan relevan dengan apa yang mereka pelajari di sekolah. Mahasiswa KKN-T tidak hanya mengajar materi baru, tetapi juga membantu anak-anak mengerjakan tugas-tugas sekolah.

Kegiatan Pembelajaran Matematika. Sumber: Dokumentasi Penulis.

Untuk membuat pembelajaran Matematika lebih menarik dan meningkatkan minatnya adik-adik, Syifa Fairuzizdihar Juliaji, mahasiswi Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika Undip, turut berkontribusi dalam menyampaikan materi dengan metode interaktif.

Pendekatan ini mencakup salah satunya seperti penguatan konsep dasar matematika contonya operasi pertambahan dan pengurang, pengenalan berhitung perkalian dengan metode jarimatika, serta pendampingan memahami konversi satuan.

Kegiatan Pembelajaran Bahasa Inggris. Sumber: Dokumentasi Penulis.

Sementara itu, pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Fadel Muhammad Zhilbria, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Undip, memanfaatkan media lagu sebagai daya tarik utama. Lagu-lagu seperti “ABC Songs”, “If You’re Happy and You Know It, Clap Your Hands”, dan bahkan lagu ciptaan Fadel sendiri yang berjudul “I Love My Family” digunakan untuk membuat suasana belajar lebih ceria.

Selain bernyanyi, anak-anak juga diajak praktik berbicara Bahasa Inggris sesuai materi yang diajarkan di sekolah, sehingga mereka tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk mengasah kemampuan Bahasa Inggris mereka secara optimal.

Pada pertemuan terakhir, Fadel dan Syifa membagikan flyer ringkasan materi yang berisi materi Bahasa Inggris (kosakata, tenses dasar) dan Matematika (operasi hitung, tangga satuan). Harapannya, flyer ini bisa menjadi panduan belajar mandiri bagi anak-anak.

Dari hasil evaluasi, anak-anak menunjukkan peningkatan minat dan pemahaman. Dalam Matematika, mereka mampu menghitung cepat dengan jarimatika dan memahami konsep dasar. Sedangkan dalam Bahasa Inggris, mereka berhasil menguasai kosakata dasar dan frasa sederhana seperti ucapan sapaan, warna, dan nama anggota keluarga.

Melalui program ini, diharapkan anak-anak di Ngemplak Simongan termotivasi untuk belajar lebih giat, khususnya dalam mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris yang sangat krusial untuk menunjang masa depan mereka.

Editor: Handayat