Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 telah melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai langkah strategis dalam meningkatkan branding Desa Mlokomanis Wetan menuju Desa Agrowisata. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, kelompok tani, karang taruna, serta warga Desa Mlokomanis Wetan. 

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya potensi yang dimiliki Desa Mlokomanis Wetan di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Namun, potensi tersebut dinilai belum optimal dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UNDIP memandang bahwa pemanfaatan media sosial menjadi strategi yang efektif untuk memperkenalkan keunggulan desa sekaligus mendukung transformasi Desa Mlokomanis Wetan menjadi Desa Agrowisata yang berdaya saing.

Dalam pemaparan materinya, perwakilan mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP menekankan bahwa Desa Mlokomanis Wetan memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial, terutama di bidang pertanian dan perkebunan, salah satunya komoditas lada yang menjadi ciri khas Dusun Sanggrong. Ia menyampaikan bahwa dengan banyaknya potensi desa yang dimiliki, pemanfaatan media sosial sebagai strategi branding merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk mempromosikan produk lokal, menarik perhatian wisatawan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Fernando Aquero Simbolon dari Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik dalam pemaparan materinya, mengedukasi masyarakat bahwa Desa Mlokomanis Wetan memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial, terutama di bidang pertanian dan perkebunan, salah satunya komoditas lada yang menjadi ciri khas Dusun Sanggrong. Ia menyampaikan bahwa dengan banyaknya potensi desa yang dimiliki, pemanfaatan media sosial sebagai strategi branding merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk mempromosikan produk lokal, menarik perhatian wisatawan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan praktis mengenai cara mengelola media sosial secara efektif, mulai dari pembuatan konten menarik, teknik fotografi sederhana, penyusunan narasi promosi, hingga strategi pemasaran digital berbasis komunitas desa. Harapannya, masyarakat tidak hanya memahami konsep branding desa, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak RW 05 Dusun Sanggrong Desa Mlokomanis Wetan menyampaikan apresiasinya terhadap program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP. Beliau menyatakan bahwa, “Edukasi ini sangat membantu dan memberikan masyarakat pandangan bahwa suatu potensi yang besar akan membawa perubahan yang besar juga.”

Lebih lanjut, beliau berharap melalui kegiatan ini Desa Mlokomanis Wetan, khususnya Dusun Sanggrong, dapat semakin berkembang dan bertransformasi menjadi wajah baru desa agrowisata yang dikenal luas, tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di tingkat kabupaten hingga nasional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam pengembangan desa berbasis potensi lokal dan digitalisasi, serta memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan generasi muda dalam membangun Desa Mlokomanis Wetan yang lebih maju dan berdaya saing.

 

Editor: Handayat

Tag