JATENGKU.COM, BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU Tim 50 Universitas Diponegoro melaksanakan program pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Dukuh Rembul, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pengabdian masyarakat yang berlangsung selama 30 hari.
Salah satu program unggulan datang dari Anindya Hanifah Qurrataa’yun, mahasiswa Fakultas Psikologi, yang menyelenggarakan edukasi dan pendampingan kepada UMKM Srawung Rembul milik Ibu Nanik. Usaha ini telah berdiri sejak Agustus 2024 dan memproduksi berbagai olahan makanan seperti keripik pisang dan rempeyek kacang tanah, yang kini telah menjangkau pasar di wilayah wisata seperti Pekalongan dan Pasar Batang melalui jalur broker.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025 ini, Anindya memberikan penyuluhan mengenai pentingnya memahami perilaku konsumen sebagai dasar dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif. Materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip psikologi konsumen, termasuk pengenalan strategi Elaboration Likelihood Model (ELM) untuk mengoptimalkan komunikasi produk kepada calon pembeli.
Pendampingan dilakukan secara langsung dan interaktif. Anindya tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membimbing pelaku UMKM dalam mengevaluasi strategi pemasaran yang telah dijalankan, serta mendiskusikan solusi yang dapat diterapkan secara realistis dan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari Ibu Nanik. Ia menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif mengajukan pertanyaan agar dapat langsung menerapkan strategi yang disampaikan. “Ternyata hal-hal sepele koyo warna kemasan mbek tulisan iku bisa ngaruh ya ke keputusan orang buat beli” ujarnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari penyuluhan, Ibu Nanik mulai merancang desain kemasan dan label baru untuk produk keripik pisang dan rempeyek kacangnya, menyesuaikan dengan prinsip-prinsip pemasaran berbasis psikologi konsumen. “Wah bisa ki nanti tak bikin kemasan keripik pisang dan rempeyek kacang biar kelihatan menarik. Biar orang-orang langsung tertarik pas liat” tambahnya.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari KKN-T IDBU Tim 50 Universitas Diponegoro dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di pedesaan. Dengan pendekatan psikososial yang aplikatif, diharapkan program ini dapat mendorong pengembangan usaha yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Penulis: Anindya Hanifah Qurrataa’yun, Mahasiswa Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro










