JATENGKU.COM, SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro dari Tim IDBU-45 melakukan pemetaan menyeluruh terhadap Sungai Pakintelan sebagai bagian dari observasi geologi dan pengembangan potensi lokal.

Berdasarkan pengamatan langsung dan susur sungai, tim menyusun tiga jenis peta tematik, yaitu Peta Basemap, Peta Pola Pengaliran, dan Peta Potensi Positif Sungai, yang memuat informasi penting bagi pembangunan wilayah berbasis sumber daya alam dan edukasi masyarakat.

Peta Basemap yang disusun menampilkan elemen-elemen dasar geospasial wilayah Pakintelan, seperti jaringan jalan, batas administrasi, kontur topografi, posisi sendang dan curug di sungai. Peta ini menjadi landasan awal yang sangat penting dalam analisis lanjutan dan penataan ruang kawasan riparian di daerah tersebut.

Melalui Peta Pola Pengaliran, mahasiswa menganalisis sistem aliran sungai berdasarkan data kontur dan observasi lapangan. Sendang dan Curug, seperti Kaliringin, Kali Kerog, dan Kaliwaru teridentifikasi memiliki pola pengaliran yang sebagian besar paralel, menandakan karakteristik geomorfologi yang dipengaruhi oleh kemiringan lereng dan litologi sejenis.

Dokumentasi hasil cetak peta tematik Sungai Pakintelan karya mahasiswa KKN-T IDBU-45 Universitas Diponegoro. Peta ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi geowisata edukatif, sistem aliran sungai, dan elemen geospasial wilayah sebagai bagian dari pengembangan wilayah berbasis sumber daya alam lokal.

Yang paling menarik, mahasiswa juga menyusun Peta Potensi Positif Sungai Pakintelan sebagai bentuk pendekatan geowisata edukatif. Dalam peta tersebut, berbagai lokasi seperti Sendang Kaliringin, Sendang Kali Kerog, dan Curug Sari dipetakan sebagai titik dengan nilai wisata dan edukasi. Beberapa area bahkan diusulkan menjadi taman bermain, spot foto, dan tempat pemancingan, yang berpotensi mendukung ekonomi lokal melalui ekowisata berbasis sungai.

Menurut Sakinah Balkis Wanadri, pemetaan ini bukan hanya hasil pengolahan data spasial, tetapi merupakan hasil nyata dari observasi langsung dan keterlibatan masyarakat sekitar.

“Kami ingin menghadirkan peta yang tidak hanya menggambarkan kondisi fisik, tetapi juga harapan akan pengembangan positif berbasis alam,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh praktik kolaboratif antara kampus dan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro yang dilaksanakan di bawah bimbingan dan pengawasan akademik dari Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M. Agr.Sc., Ph.D., IPU. selaku Dosen Pembimbing Lapangan, diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengelolaan lingkungan berbasis data dan observasi ilmiah, sekaligus membuka peluang pengembangan wisata edukatif berbasis sungai di Kelurahan Pakintelan.

Penulis: Sakinah Balkis Wanadri, Mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
DPL: Prof. Ir. Bambang Sulistiyanto, M. Agr.Sc., Ph.D., IPU.
Lokasi: Dusun Sironjang, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang

Editor: Handayat

Tag