JATENGKU.COM, Sukoharjo — Kelompok @hibahnanuna yang merupakan salah satu tim Magang Hibah Universitas Sebelas Maret (UNS) dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa menggelar sosialisasi program Pojok Hidroponik yang berkolaborasi dengan karang taruna dnkcrew —nama salah satu karang taruna di Desa Denokan— dan masyarakat Desa Denokan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Program Pojok Hidroponik ini berlangsung di Masjid Al-Amin Desa Denokan mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB. Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menekan pengeluaran kebutuhan rumah tangga warga melalui penerapan hidroponik sederhana.
Program ini digagas sebagai salah satu rangkaian program kerja magang hibah yang difasilitasi oleh UNS, di mana mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan teori yang telah diterima selama perkuliahan agar dapat bermanfaat dan berdampak nyata kepada masyarakat.
Dalam sesi pertama, tim @hibahnanuna memaparkan materi mengenai alat dan bahan yang diperlukan dalam sistem hidroponik, Peserta program diajak untuk mengenal fungsi dan bentuk setiap alat dan bahannya, mulai dari pipa instalasi hidroponik, pompa, benih yang ditanam, rockwool sebagai media semai, kain flanel sebagai sumbu nutrisi, pot hitam khas hidroponik, hingga larutan nutrisi A & B.
Materi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan bantuan modul hidroponik yang berisi ilustrasi dan penjelasan setiap alat dan bahan hingga tata cara merawat tanaman dalam sistem hidroponik.
“Hidroponik ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam ketahanan pangan, sehingga warga mendapat akses terhadap sayuran bergizi juga untuk menekan pengeluaran rumah tangga. Harapannya program ini tidak hanya berhenti di sini, namun dapat berlanjut kedepannya, bahkan setelah panen instalasi hidroponik ini dapat terus dimanfaatkan oleh warga seterusnya,” ujar salah satu anggota tim @hibahanuna saat sesi pemaparan materi.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktek perakitan instalasi hidroponik secara bersama-sama dengan para peserta yang hadir. Tim @hibahnanuna membimbing langsung penyusunan rangka instalasi, pemasangan saluran air, serta menghubungkan pompa air dengan wadah larutan nutrisi.
Bersamaan dengan kegiatan perakitan, peserta juga meracik larutan nutrisi A & B ke dalam ember air, kemudian memasang kain flanel ke dalam pot hitam hidroponik, memasukkan bibit yang telah disemai satu per satu ke dalam pot hitam hidroponik, serta meletakkannya pada lubang-lubang instalasi.
Momen ini menjadi yang paling ditunggu-tunggu, para peserta dengan antusias bergantian memasukkan bibit ke dalam lubang instalasi disertasi suasana riuh tepuk tangan dan semangat kebersamaan yang mewarnai halaman Masjid Al-Amin sore itu.
Program Pojok Hidroponik dirancang bukan untuk sekadar selesai dalam sekali kegiatan. Tim @hibahnanuna berharap karang taruna dnkcrew dapat mengajarkan keterampilan hidroponik ini kepada warga sekitar.
Dengan menanam sendiri sayuran konsumsi harian —seperti selada dan pakcoy— warga diharapkan dapat memangkas pengeluaran belanja pasar juga meningkatkan kualitas makanan bergizi keluarga karena mengkonsumsi produk segar hasil panen sendiri.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara tim magang, karang taruna dnkcrew, dan warga yang hadir. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut kedepannya sebagai salah satu kegiatan produktif masyarakat Desa Denokan.
Disusun Oleh: Tim Magang Hibah UNS | @hibahnanuna
