Desa Kacangan, Sragen (21/01/2026) Sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat dilaksanakan oleh Nazmadira Fayruz, mahasiswi Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik, Sekolah Vokasi, melalui program kerja monodisiplin berjudul “Pengembangan Identitas Visual UMKM Desa melalui Kegiatan Labeling Usaha.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen melalui perancangan logo dan pembuatan banner usaha sebagai bentuk penguatan identitas visual.

Pada tanggal 21 Januari 2026, kegiatan ini dilaksanakan di lokasi usaha mitra UMKM Desa Kacangan, salah satunya Areum Daun Collection, sebuah usaha yang bergerak di bidang konveksi. Pemilihan lokasi tersebut bertujuan agar mahasiswa dapat melakukan observasi, diskusi, serta pemasangan banner secara langsung dan efektif. Program ini dilatar belakangi oleh kondisi sebagian UMKM desa yang belum memiliki identitas visual yang representatif, sehingga keberadaan usaha kurang terlihat dan belum optimal dalam menarik minat konsumen.

Dengan mengarahkan fokus kepada pelaku UMKM desa, program ini memiliki dasar yang kuat. Nazmadira menjelaskan bahwa di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, tampilan visual usaha menjadi salah satu faktor penting dalam membangun citra dan kepercayaan konsumen. Tanpa adanya logo dan media promosi yang jelas, produk UMKM berpotensi kalah bersaing meskipun memiliki kualitas yang baik.

Selama kegiatan berlangsung, Nazmadira memberikan pendampingan mengenai pentingnya identitas visual dalam strategi pemasaran. Pelaku UMKM diberikan pemahaman bahwa logo dan banner tidak hanya berfungsi sebagai penanda usaha, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mampu membangun citra, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memperkuat posisi produk di tengah persaingan pasar.

Selain itu, dilakukan pendataan profil usaha Areum Daun Collection yang meliputi jenis produk, konsep usaha, segmentasi pasar, serta kebutuhan informasi yang perlu ditampilkan pada media promosi. Berdasarkan data tersebut, Nazmadira merancang logo dan banner dengan mempertimbangkan aspek estetika, keterbacaan, serta kesesuaian dengan karakter usaha konveksi agar mudah dikenali oleh masyarakat.

Setelah proses perancangan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pencetakan dan pemasangan banner di lokasi usaha. File logo juga diserahkan kepada pemilik UMKM agar dapat dimanfaatkan kembali untuk kemasan produk, media sosial, maupun kebutuhan promosi lainnya.

 

Dengan pendekatan yang sederhana namun terarah, program “Pengembangan Identitas Visual UMKM Desa melalui Kegiatan Labeling Usaha” diharapkan mampu meningkatkan kualitas tampilan usaha serta memperkuat daya saing UMKM Desa Kacangan. Upaya Nazmadira Fayruz dalam mendukung penguatan identitas UMKM merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong perkembangan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Editor: Handayat

Tag