Semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat ditunjukkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 24. Dalam ajang Expo KKN UPGRIS 2026 yang berlangsung di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Minggu (15/2/2026), mereka secara khusus memfasilitasi pemasaran berbagai produk UMKM unggulan dari Desa Kalisidi.
Mahasiswa KKN UPGRIS bertujuan untuk mengangkat derajat produk lokal Desa Kalisidi ke pasar yang lebih luas. Melalui sentuhan inovasi pada kemasan dan strategi promosi yang kreatif, mahasiswa mendampingi para pelaku usaha lokal agar produk mereka mampu bersaing dan menarik minat pengunjung expo yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang khususnya Kecamatan Ungaran Barat.
Stand pameran Kelompok 24 menjadi salah satu yang paling kreatif dengan menampilkan deretan produk khas yang ada di Desa Kalisidi. Berbagai produk yang dipasarkan meliputi Telur Asin, Sale Pisang, hingga Aneka Keripik. Tidak hanya itu, produk minuman seperti Kopi Kobuka yang menjadi ciri khas lokal, serta camilan tradisional Gethuk dan inovasi Es Krim Susu juga turut diperkenalkan kepada pengunjung.
Selama masa KKN, mahasiswa telah melakukan pendampingan intensif bagi para pelaku UMKM. Salah satu fokus utamanya adalah perbaikan aspek visual melalui pembuatan desain label yang lebih menarik dan informatif, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya branding untuk memperluas jangkauan pasar. Di lokasi expo, mahasiswa aktif melakukan teknik pemasaran langsung, menjelaskan proses produksi yang higienis, hingga memfasilitasi sistem pembayaran untuk memudahkan konsumen.
“Desa Kalisidi memiliki kekayaan produk UMKM yang sangat beragam, mulai dari kopi hingga olahan susu. Tugas kami di sini adalah memberikan nilai tambah melalui pengemasan dan membantu pemasarannya di acara besar seperti expo ini agar masyarakat tahu bahwa Kalisidi memiliki potensi ekonomi yang luar biasa,” ujar salah satu anggota mahasiswa KKN Kelompok 24.
Ibu Lisem, yang produknya turut dipasarkan, menyatakan rasa bangganya melihat produk desanya bersanding dengan produk dari daerah lain. “Saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa UPGRIS. Berkat bantuan mereka, produk-produk kami seperti telur asin dan sale pisang sekarang punya label yang bagus. Penjualan di expo hari ini juga sangat memuaskan karena banyak pengunjung yang tertarik melihat tampilan produk kami,” ungkapnya.
Kegiatan expo ini menjadi momentum penting bagi bangkitnya UMKM di Desa Kalisidi. Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 24 berharap, melalui pendampingan dan promosi yang telah dilakukan, para pelaku UMKM dapat terus konsisten menjaga kualitas produk dan inovasi pemasaran mereka. Harapan besarnya, produk-produk seperti Kopi Kobuka dan Es Krim Susu Kalisidi dapat terus dikenal luas bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.











