JATENGKU.COM, Magelang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tidar menunjukkan komitmen terhadap keselamatan masyarakat melalui pelaksanaan program pemasangan cermin cembung dan delineator jalan di sejumlah titik rawan kecelakaan di Desa Kajangkoso, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada 15–22 Januari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman, terutama pada beberapa titik blind spot dan malam hari ketika jarak pandang terbatas. Kurangnya penerangan serta keberadaan titik blind spot di beberapa ruas jalan desa dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, sehingga diperlukan fasilitas pendukung keselamatan jalan.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN Universitas Tidar Desa Kajangkoso terlebih dahulu melakukan survei lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, ditetapkan pemasangan cermin cembung pada dua titik strategis serta pemasangan delineator pada empat titik dengan total 15 unit yang tersebar di jalur utama penghubung antarwilayah desa.
Pemasangan cermin cembung dilakukan pada tikungan dengan jarak pandang terbatas guna membantu pengendara melihat kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan. Tiang penyangga cermin terbuat dari pipa besi galvanis yang ditanam sedalam ±80 cm ke dalam tanah dan diperkuat dengan cor semen agar tetap stabil serta tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Dengan adanya cermin cembung ini, diharapkan pengguna jalan dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kemungkinan terjadinya tabrakan.
Selain pemasangan cermin cembung, mahasiswa KKN UNTIDAR juga membuat delineator jalan dari baja ringan yang dipotong sesuai kebutuhan, kemudian ditanam sedalam ±20 cm dan dicor agar tidak mudah bergeser. Setiap delineator dilengkapi stiker reflektif berwarna kuning yang mampu memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga membantu pengendara mengenali batas jalan, khususnya pada malam hari atau saat jarak pandang menurun akibat kondisi cuaca.
Ketua Kelompok KKN UNTIDAR 2026 Desa Kajangkoso menjelaskan bahwa pemasangan cermin cembung dan delineator merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. “Pemasangan cermin cembung dan delineator dilakukan guna meningkatkan visibilitas masyarakat saat malam hari dan juga mengurangi kecelakaan pada tikungan tajam,” ungkap Bagus, Ketua Kelompok KKN UNTIDAR 2026 Desa Kajangkoso.
Kepala Desa Kajangkoso turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi warga serta mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman di wilayah desa.
“Terima kasih sudah dipasangkan rambu-rambu jalan khususnya di tempat rawan kecelakaan, dengan adanya rambu-rambu jalan itu masyarakat menjadi tahu batas-batas jalan dan mengurangi kecelakaan yang sering terjadi,” tutur Slamet, Kepala Desa Kajangkoso.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNTIDAR tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan untuk menjawab permasalahan di lapangan. Kegiatan ini melatih mahasiswa untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan, membangun kerja sama dengan masyarakat, serta berpartisipasi aktif dalam merancang program yang berkelanjutan dan berdampak jangka panjang. Dengan terpasangnya cermin cembung dan delineator, diharapkan keselamatan dan kenyamanan berkendara di Desa Kajangkoso dapat terus meningkat dan terjaga.












