JATENGKU.COM, Batang – Suasana Minggu pagi di Desa Kandeman, Kabupaten Batang, tampak berbeda dengan hadirnya semangat gotong royong dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Pada hari ini, Minggu (8/2/2026), Kelompok 9 KKN UPGRIS yang beranggotakan Adiel, Rafi, Marcho, Afni, dan Giska sukses merampungkan pemasangan banner identitas usaha di warung milik warga setempat, Bu Seh.
Kegiatan ini merupakan realisasi dari program kerja pendampingan UMKM yang bertujuan untuk mempercantik tampilan fisik usaha sekaligus memperkuat branding warung lokal agar lebih kompetitif.
Koordinator kegiatan, Rafi, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul setelah timnya melakukan observasi lapangan. Mereka melihat potensi kuliner di Warung Bu Seh yang sangat layak jual, namun terkendala aspek promosi visual.
“Kami melihat masakan Bu Seh ini punya rasa yang otentik, tapi sayang sekali kalau orang yang lewat tidak ngeh ada warung di sini karena tidak ada papan nama. Jadi, fokus utama kami adalah membuat warung ini ‘terlihat’,” ujar Rafi di sela-sela pemasangan banner.

Rafi menambahkan bahwa proses desain hingga pemasangan dilakukan dengan perhitungan matang.
“Kami mendesain banner ini agar informatif tapi tetap estetik. Tujuannya satu, supaya ketika orang lewat, mata mereka langsung tertuju ke sini dan tertarik untuk mampir. Ini strategi branding sederhana tapi dampaknya besar untuk jangka panjang,” tegas Rafi.
Bu Seh, selaku pemilik warung, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya saat melihat banner baru terpasang rapi di depan tempat usahanya. Ia merasa sangat terbantu karena selama ini warungnya belum memiliki identitas yang memadai.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Mas dan Mbak KKN UPGRIS. Dulu warung saya kelihatannya biasa saja, orang kadang bingung ini jualan apa. Sekarang jadi lebih bagus, rapi, dan tulisannya jelas,” ungkap Bu Seh dengan wajah sumringah.
Sementara itu, anggota Kelompok 9 lainnya, Afni, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas kuliah, melainkan bentuk kepedulian sosial terhadap ekonomi warga desa.
“Jujur, senang sekali rasanya bisa melihat Bu Seh tersenyum lega hari ini. Harapan kami simpel, semoga spanduk baru ini bisa jadi pembuka pintu rezeki yang lebih lebar buat Bu Seh. Kami ingin peninggalan dari Kelompok 9 ini benar-benar bermanfaat buat melariskan dagangan beliau ke depannya,” tutur Afni penuh harap.
Aksi nyata yang dilakukan Rafi, Marcho, Afni, Giska, dan Adiel ini membawa tiga misi utama:
- Identitas yang Kuat: Memastikan Warung Bu Seh mudah dikenali dan diingat oleh pelanggan.
- Daya Tarik Visual: Mengubah estetika warung menjadi lebih bersih dan mengundang selera.
- Peningkatan Ekonomi: Mendorong kenaikan omzet Bu Seh melalui promosi media luar ruang yang efektif.
Melalui kolaborasi antara semangat mahasiswa dan kearifan warga lokal, KKN UPGRIS berharap dapat terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi kreatif di Desa Kandeman.
Penulis: Tim KKN UPGRIS Kelompok 9







