JATENGKU.COM, SEMARANG – Indah Sri Ayuni, mahasiswi jurusan Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, menggelar kegiatan edukatif berupa sosialisasi bertajuk “Pentingnya Mineral Blok dan Teknologi Amoniasi Pakan” sebagai solusi praktis, murah, dan aplikatif untuk meningkatkan performa ternak rakyat.

Pelaksanaan program sosialisasi dilatarbelakangi oleh kondisi peternakan rakyat di Dusun Sironjang dan Dukuh, Desa Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, yang masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan nutrisi ternak secara menyeluruh.

Banyak peternak belum menyadari bahwa pemberian hijauan dan konsentrat saja belum mencukupi kebutuhan gizi ternak, terutama dalam hal penyediaan mineral penting dan optimalisasi pakan dari limbah pertanian. Akibatnya, produktivitas ternak belum optimal dan berpotensi memunculkan gangguan kesehatan.

Indah Sri Ayuni, mahasiswa KKN Undip, menjelaskan pentingnya mineral blok dan teknologi amoniasi pakan kepada para peternak di Desa Pakintelan, Semarang. Edukasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak dan menekan biaya pakan.

“Saya memilih tema ini karena masih banyak peternak yang belum mengetahui solusi sederhana seperti mineral blok dan amoniasi pakan, padahal dua hal ini sangat penting untuk mendukung kesehatan dan performa ternak mereka,” ujar Indah.

Kegiatan ini mengangkat dua inovasi utama. Pertama, pengenalan mineral blok yaitu suplemen padat yang mengandung mineral penting seperti kalsium, fosfor, magnesium dan natrium yang bisa dijilat langsung oleh ternak sesuai kebutuhannya.

Selain itu, peternak juga diberitahu mengenai bahan – bahan yang mudah didapatkan seperti garam, molases, semen dan dedak bekatul serta dipaparkan fungsi dari bahan – bahan tersebut.

“Biasanya kami cuma kasih hijauan dan konsentrat, belum tahu kalau mineral ternyata penting banget. Baru tahu juga bikin mineral blok bisa pakai bahan – bahan yang ada di sekitar kita,” ungkap salah satu peternak yang mengikuti sosialisasi.

Inovasi kedua adalah teknologi amoniasi yakni teknik fermentasi jerami dengan larutan urea, air dan aktivator seperti EM4 atau starbio selama 14 hari. Manfaat dari amoniasi juga dijelaskan yang mampu meningkatkan kandungan protein kasar dan kecernaan pakan.

Tak hanya menyampaikan materi, mahasiswa juga membagikan booklet edukatif yang berisi panduan praktis tentang pembuatan dan manfaat mineral blok serta teknologi amoniasi pakan. Booklet disusun dengan bahasa yang mudah dipahami dan takaran yang mudah diterapkan sehingga bisa dijadikan pedoman jangka panjang bagi peternak.

Potret booklet edukatif yang berisi panduan praktis pembuatan mineral blok dan amoniasi pakan. Booklet ini dibagikan oleh mahasiswa KKN Undip sebagai pedoman jangka panjang bagi peternak dalam meningkatkan kualitas pakan ternak.

“Booklet ini sangat membantu karena penjelasannya runtut dan mudah dipahami. Bentuknya juga ringkas dan bisa disimpan, jadi tidak mudah hilang seperti selembaran biasa,” ungkap Pak Asnawi, peternak sapi di Dusun Sironjang yang mengikuti sosialisasi.

“Kami berharap teknologi ini benar – benar dimanfaatkan oleh warga agar ternaknya sehat, produktif dan biaya pakan pun lebih hemat,’ tambah Indah selaku orang yang menyampaikan materi dan penyusun booklet edukatif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan pengetahuan, namun juga mendorong terjadinya perubahan praktik secara langsung di lapangan. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu peternakan dapat diimplementasikan secara sederhana namun berdampak besar bagi kesejahteraan peternak lokal.

Editor: Handayat