Trompo, Kendal — Dalam upaya menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 39 mengadakan sosialisasi dan praktik cuci tangan yang benar di RA Muslimat NU 8 Trompo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja bidang kesehatan yang menyasar anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.
Kegiatan sosialisasi diikuti dengan antusias oleh para siswa RA yang didampingi oleh guru-guru kelas. Mahasiswa KKN menyampaikan materi secara sederhana dan menyenangkan agar mudah dipahami anak-anak. Melalui metode belajar sambil bermain, mahasiswa menjelaskan pentingnya mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah dari kamar mandi untuk mencegah penyebaran kuman dan penyakit.
Tidak hanya penyampaian materi, mahasiswa juga mempraktikkan langsung enam langkah cuci tangan pakai sabun yang benar. Anak-anak diajak untuk mengikuti gerakan secara bersama-sama di area tempat cuci tangan sekolah. Suasana menjadi semakin meriah ketika mahasiswa menyisipkan lagu dan gerakan agar siswa lebih mudah mengingat setiap langkahnya.
Ketua KKN Kelompok 39, Silvya Dewi Agustin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk kebiasaan baik sejak dini. “Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan tangan sebagai langkah sederhana tetapi sangat penting untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap edukasi semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Guru-guru RA Muslimat NU 8 Trompo juga mengapresiasi pendekatan kreatif mahasiswa yang membuat anak-anak lebih semangat belajar tentang kebersihan.
Melalui kegiatan ini, KKN UPGRIS Kelompok 39 tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun kesadaran hidup bersih dan sehat sejak usia dini di lingkungan Kelurahan Trompo. Diharapkan, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar dapat menjadi budaya positif yang terus diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.









