Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) turut ambil bagian dalam upaya mengurangi risiko banjir di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Mereka membuat peta daerah rawan banjir dan langsung mensosialisasikannya kepada pengurus kelurahan.

Salah satu mahasiswa KKN, Jihad Awali Wiguna, menjelaskan bahwa peta ini dapat membantu perangkat kelurahan mengenali titik-titik rawan banjir dan menyusun langkah antisipasi. “Dengan adanya peta ini, kelurahan bisa lebih cepat mengambil tindakan ketika hujan deras mengguyur,” ujarnya.

Peta rawan banjir tersebut diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan program penanggulangan bencana, penyediaan fasilitas darurat, hingga strategi evakuasi warga.

Pengurus Kelurahan Tugurejo menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN Undip ini. Mereka menilai peta tersebut akan sangat berguna untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga. “Kami akan memanfaatkannya dalam sosialisasi ke masyarakat sekaligus penyusunan rencana kontinjensi kelurahan,” kata salah satu pengurus.

 

Kehadiran mahasiswa KKN Undip diharapkan tidak hanya memberikan solusi praktis melalui peta banjir, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat Tugurejo untuk lebih siap menghadapi potensi bencana.

 

Editor: Handayat