JATENGKU.COM, Sragen – Pada Selasa (10/02/2026) mahasiswa KKN Reguler Tim 118 Universitas Diponegoro menyelesaikan website desa dan peta persebaran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) serta melakukan penyerahan hasil kerja kepada Kepala Desa Tempelrejo Bapak Agung Dwi Harjanto sebagai wujud dari program kerja unggulan yang bertajuk “Katalog Digital UMKM Desa Tempelrejo pada Platform Web sebagai Sarana Promosi Usaha Warga.”

Program ini dipilih setelah mempertimbangkan bahwa Desa Tempelrejo masih belum memiliki katalog digital berisi nama dan lokasi UMKM. Padahal, di era modern yang serba digital ini, usaha-usaha kecil dan menengah sudah seperlunya terhubung dengan internet agar mereka bisa bertahan, berkembang, dan bersaing di tengah perubahan ekonomi dan teknologi yang kian pesat. Dengan melaksanakan digitalisasi, UMKM mampu memperluas jangkauan pasar mereka.

Untuk itu, mereka membuat website yang memuat nama-nama UMKM rekomendasi kepala desa di Tempelrejo beserta sejumlah informasi dasar, seperti jenis usaha, nomor kontak, dan alamat yang terhubung ke Google Maps. Tidak hanya itu, profil desa, demografis, kontak desa juga kami sediakan bilamana calon pembeli hendak mengetahui latar belakang desa.

Kepala Desa Tempelrejo, Bapak Agung Dwi Harjanto, menyampaikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa KKN yang telah membantu desa dalam proses digitalisasi. Menurutnya, katalog digital UMKM ini akan menjadi sarana penting untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak luar desa.

Selain itu, website ini diharapkan dapat menjadi media promosi yang efektif bagi pelaku UMKM, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada pemasaran konvensional, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jaringan usaha. Dengan adanya peta persebaran UMKM, masyarakat maupun pengunjung desa dapat lebih mudah menemukan lokasi usaha yang mereka butuhkan.

Mahasiswa KKN Tim 118 juga berharap agar website ini dapat terus dikembangkan dan dikelola oleh perangkat desa maupun generasi muda Tempelrejo. Dengan demikian, keberlanjutan program dapat terjaga, dan desa memiliki basis data digital yang bermanfaat untuk perencanaan pembangunan di masa mendatang.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui teknologi digital.

Editor: Handayat

Tag