KLATEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) dari Jurusan Teknik Arsitektur yang tergabung dalam Kelompok Tim 100 melaksanakan Program Kerja Mandiri (MONO) berupa pembuatan peta desa di Dukuh Kebon Agung, Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kebutuhan administrasi dan informasi wilayah di tingkat desa. Program kerja MONO tersebut dilaksanakan oleh Muhammad Faraz Sayyid Hasan, mahasiswa Teknik Arsitektur UNDIP, yang bertindak sebagai pelaksana kegiatan. Pembuatan peta desa dipilih karena dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan gambaran yang jelas mengenai batas wilayah, tata letak permukiman, serta fasilitas umum yang ada di Dukuh Kebon Agung. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNDIP melakukan observasi lapangan secara langsung dengan menyusuri seluruh wilayah dukuh. Data yang dikumpulkan meliputi batas wilayah RW, jaringan jalan, letak rumah warga, serta fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sarana pendukung lainnya. Proses pengumpulan data dilakukan secara bertahap untuk memastikan keakuratan dan kesesuaian dengan kondisi nyata di lapangan. Selain observasi, mahasiswa juga melakukan koordinasi dan diskusi bersama tokoh masyarakat setempat. Salah satunya dengan Bapak Eko Sugeng, selaku Ketua RW 04 Dukuh Kebon Agung, yang memberikan informasi penting terkait pembagian wilayah dan kondisi lingkungan setempat. Bapak Eko Sugeng menyampaikan apresiasi atas program kerja MONO yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP. Ia menilai keberadaan peta desa sangat membantu masyarakat dan perangkat wilayah dalam berbagai keperluan administrasi.
“Peta desa ini sangat bermanfaat bagi kami. Selama ini, informasi batas wilayah masih belum terdokumentasi dengan baik. Dengan adanya peta ini, pendataan dan administrasi jadi lebih tertata dan mudah dipahami oleh warga,” ujar Eko Sugeng. Ia juga berharap hasil peta desa tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, baik oleh pengurus RW, pemerintah desa, maupun masyarakat Dukuh Kebon Agung dalam perencanaan dan pengembangan wilayah. Sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur UNDIP, pelaksana program kerja menerapkan ilmu dasar pemetaan dan tata ruang dalam proses penyusunan peta desa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata penerapan ilmu perkuliahan ke dalam pengabdian masyarakat, sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peta desa yang telah disusun diharapkan dapat menjadi media informasi wilayah yang informatif dan mudah dipahami. Keberadaan peta ini juga diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan lingkungan, pendataan warga, serta mempermudah pihak luar dalam mengenali wilayah Dukuh Kebon Agung. Melalui program kerja MONO ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap kondisi riil kehidupan masyarakat desa.










