JATENGKU.COM, BATANG — Program “Dari Edukasi hingga Aksi: Mahasiswa KKN-T IDBU 67 UNDIP Dorong Penataan Lingkungan Tirta Assyifa” dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2025 pukul 10.00-15.00 WIB. di Pemandian Air Panas Tirta Assyifa Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Program tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesiapsiagaan bencana di kawasan wisata Pemandian Air Panas Tirta Assyifa.
Kawasan wisata ini menjadi tujuan favorit masyarakat, namun tingginya jumlah pengunjung tidak selalu diiringi dengan kesadaran menjaga kebersihan dan pemahaman mengenai mitigasi risiko bencana.
Beberapa permasalahan yang ditemukan, antara lain minimnya papan informasi jalur evakuasi, kurangnya rambu keselamatan, serta rendahnya pengetahuan pengunjung tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan darurat.
Oleh karena itu, Tim 2 KKN-T IDBU 67 Universitas Diponegoro (UNDIP), yang anggotanya berasal dari berbagai program studi, yaitu Chairunisa Puspita Adi, Vincent Moreno Deru Bilo, Muhammad Erick Revianto, Septiani Rahmawati Wahyuningrum, Erwita Damayanti Gitapurnama, Najwa Viena Arinda, Tri Nursanti, Riska Sari Astuti, dan Alftah Fattan Ataurrahman, menginisiasi kegiatan edukasi lingkungan dan keselamatan yang diwujudkan melalui penempelan poster sosialisasi serta pemasangan rambu jalur evakuasi di titik-titik strategis.
Pelaksanaan program ini diawali dengan tahap persiapan yang meliputi survei lokasi untuk menentukan titik penempelan poster dan pemasangan rambu, serta pembuatan desain poster berisi pesan-pesan edukatif mengenai penataan lingkungan dan mitigasi risiko.

Setelah semua perlengkapan siap, kegiatan dilanjutkan dengan penempelan poster di area yang mudah dilihat pengunjung seperti pintu masuk, area parkir, dan dekat kolam pemandian. Sementara itu, rambu jalur evakuasi dipasang di titik-titik yang berpotensi menjadi jalur penyelamatan, seperti persimpangan jalan dan pintu keluar darurat.
Dalam prosesnya, Tim 2 KKN-T IDBU 67 UNDIP juga memberikan sosialisasi singkat kepada pengelola dan warga sekitar mengenai arti dari setiap rambu serta pentingnya memahami jalur evakuasi. Setelah kegiatan selesai, dilakukan evaluasi untuk memastikan poster dan rambu yang dipasang dapat terlihat jelas, tahan terhadap cuaca, dan benar-benar bermanfaat bagi pengunjung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dan wisatawan terhadap kebersihan lingkungan serta kesiapsiagaan bencana di Tirta Assyifa semakin meningkat. Kehadiran poster edukasi dan rambu jalur evakuasi ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan kawasan wisata yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Kegiatan pemasangan poster dan rambu jalur evakuasi ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengelola kawasan Tirta Assyifa, perangkat desa, dan pengunjung. Keterlibatan ini bertujuan untuk meningkatkan keberlangsungan program, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Masyarakat desa setempat menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan rasa aman bagi pengunjung melalui pemasangan rambu jalur evakuasi.
Oleh karena itu, masyarakat, pengelola, dan pengunjung berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan agar penataan lingkungan dan mitigasi risiko bencana di Tirta Assyifa dapat terjaga dengan baik.
Penulis: Najwa Viena Arinda










