JATENGKU.COM, BATANG – Suasana Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, tampak ramai siang itu. Banyak kalangan masyarakat hingga pemuda berkumpul dengan penuh antusias untuk mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah yang diinisiasi oleh Tim 65 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) pada Jumat (15/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah. Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Pranten menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar warga dapat aktif menjaga kebersihan lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi titik awal perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga,” ujarnya.
Materi utama disampaikan secara interaktif. Tim KKN memperkenalkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui poster edukasi yang berisi panduan praktis jenis-jenis sampah, teknik pemilahan organik-anorganik, hingga ide kreatif daur ulang plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Poster tersebut tidak hanya dibagikan kepada peserta, tetapi juga ditempel di Balai Desa sebagai pengingat kolektif warga.
Antusiasme warga tampak nyata. Banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar kendala pengelolaan sampah sehari-hari. Salah satu warga mengungkapkan rasa terima kasihnya: “Kami jadi lebih paham cara sederhana mengurangi sampah. Semoga ke depan bisa dijadikan peluang usaha kecil di desa,” ujarnya sambil memegang poster edukasi yang dibagikan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Tim 65 KKN UNDIP yang berfokus pada pembangunan desa berbasis lingkungan. Dengan adanya sosialisasi ini, warga Pranten diharapkan mampu mengelola sampah secara mandiri sekaligus menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Batang.











