JATENGKU.COM, KlatenMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tahun 2026 yang bertugas di Desa Baturan, Kabupaten Klaten, melaksanakan program Re-Design Taman Pancasila Desa Baturan sebagai upaya penguatan fungsi ruang terbuka publik yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga produktif secara ekonomi bagi masyarakat desa.

Program re-design ini digagas oleh Irma Desi Rahmawati, mahasiswa Program Studi Arsitektur, sebagai bentuk penerapan keilmuan dalam bidang perancangan ruang publik. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan Taman Pancasila sebagai ruang rekreasi publik yang nyaman, aman, dan inklusif, sekaligus sebagai wadah pengembangan kegiatan UMKM desa.

Dalam proses penyusunan konsep desain, mahasiswa KKN Undip melakukan observasi kondisi eksisting taman, analisis pola aktivitas masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah desa untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi ruang. Hasil kajian tersebut kemudian dituangkan dalam rancangan yang menekankan keseimbangan antara fungsi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Irma Desi Rahmawati menjelaskan bahwa re-design taman difokuskan pada peningkatan kualitas ruang agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Taman Pancasila dirancang sebagai ruang rekreasi yang ramah bagi warga, sekaligus menyediakan area khusus bagi pelaku UMKM desa untuk berjualan dan berinteraksi dengan pengunjung,” ujarnya.

Rancangan taman mencakup penataan jalur pejalan kaki yang lebih teratur dan aman, penyediaan area duduk dan ruang berkumpul, peningkatan kualitas vegetasi dan elemen lanskap, serta penataan zona UMKM yang terintegrasi dengan area publik. Penataan ruang dilakukan dengan memperhatikan aspek kenyamanan, aksesibilitas, dan keselamatan pengguna, sehingga aktivitas rekreasi dan ekonomi dapat berjalan secara berdampingan tanpa saling mengganggu.

Pemerintah Desa Baturan menyambut baik program Re-Design Taman Pancasila tersebut dan mengapresiasi peran mahasiswa KKN Undip dalam memberikan gagasan perencanaan ruang publik desa. Dengan adanya penataan ulang ini, taman diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat, meningkatkan interaksi sosial, serta membuka peluang peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM desa.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Undip Desa Baturan 2026 menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam pengembangan ruang publik yang fungsional, inklusif, dan berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Baturan.

Editor: Handayat

Tag