Desa Ngandong, Gantiwarno, Kabupaten KlatenMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip), Neila Imanuela Pangka Lee, melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik berbahan baku limbah peternakan sapi kepada masyarakat Desa Ngandong. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada pengelolaan lingkungan dan peningkatan nilai guna limbah ternak.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan dengan melibatkan warga setempat, khususnya para peternak sapi dan kelompok tani desa. Dalam kegiatan ini, Neila memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengolahan limbah peternakan secara tepat untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertanian. Limbah kotoran sapi yang sebelumnya hanya dibuang atau belum dimanfaatkan secara optimal, dapat diolah menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Dalam penyampaiannya, Neila menjelaskan tahapan pembuatan pupuk organik mulai dari pengumpulan bahan baku, proses fermentasi, hingga cara aplikasi pupuk pada lahan pertanian. Ia juga menekankan bahwa pupuk organik memiliki banyak keunggulan, seperti memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Masyarakat Desa Ngandong menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Para peserta terlihat antusias mengikuti penjelasan dan diskusi yang berlangsung interaktif. Beberapa warga juga menyampaikan pengalaman mereka terkait pengelolaan limbah ternak serta kendala yang selama ini dihadapi, sehingga kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat.

 Melalui program KKN ini, Neila Imanuela Pangka Lee berharap ilmu yang disampaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Ngandong. Dengan pemanfaatan limbah peternakan sapi menjadi pupuk organik, diharapkan desa dapat mewujudkan pertanian yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Editor: Handayat

Tag