JATENGKU.COM, Kendal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan sosialisasi ketahanan pangan di Kelurahan Trompo, Kabupaten Kendal pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman warga mengenai pentingnya ketahanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi ketahanan pangan dilaksanakan dengan melibatkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar secara optimal, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS kelompok 39 menyampaikan materi mengenai konsep dasar ketahanan pangan, pemanfaatan lahan pekarangan rumah, serta pengelolaan pangan rumah tangga yang sederhana namun efektif. Warga juga diberikan contoh penerapan ketahanan pangan melalui budidaya tanaman sayuran seperti kangkung dan bayam yang mudah ditanam dan memiliki nilai konsumsi tinggi.

Selain penyampaian materi, kegiatan sosialisasi juga dikemas dalam bentuk diskusi interaktif. Masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait kondisi pangan di lingkungan sekitar. Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti kegiatan serta respon positif terhadap materi yang disampaikan oleh mahasiswa.

“Melalui kegiatan sosialisasi ketahanan pangan ini, kami berharap masyarakat Kelurahan Trompo dapat lebih memahami pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang berkelanjutan,” ujar Silvya selaku kordes

Lurah Trompo, ibu Isrita Hanifah S.E., menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang yang telah memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang karena sangat bermanfaat dan dapat menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan,” ujar Lurah Trompo. Kegiatan sosialisasi ketahanan pangan ini dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan nasional melalui peran aktif masyarakat.

Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa UPGRIS kelompok 39 tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan masyarakat desa, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Sosialisasi ini sangat membantu kami karena memberikan pengetahuan baru tentang cara memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran,” ujar salah satu warga Kelurahan Trompo.

Editor: Handayat

Tag