JATENGKU.COM, BATANG – Dalam rangka mendukung digitalisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Mishel Deriani Afriadi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 41 di Dusun Cepoko, melaksanakan program kerja berupa pembuatan akun Instagram dan edukasi digital marketing untuk UMKM Daminan Kopi di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, Kabupaten Batang.

Program kerja ini dilaksanakan karena Daminan Kopi, usaha lokal milik warga bernama Mas Daroni, belum memiliki akun Instagram untuk keperluan promosi dan branding produk. Padahal, di era digital saat ini, kehadiran di media sosial menjadi kunci penting untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 12 Juli 2025 ini terdiri dari dua bagian, yakni: praktek langsung pembuatan akun Instagram bersama pemilik usaha dan pemberian edukasi seputar digital marketing. Edukasi ini diberikan melalui booklet berjudul Panduan Promosi Melalui Media Sosial untuk UMKM yang disusun oleh Mishel dan dijelaskan langsung kepada pemilik usaha.

Mahasiswa KKN UNDIP memberikan edukasi digital marketing kepada pemilik UMKM Daminan Kopi di Dusun Cepoko, Desa Tumbrep, melalui pembagian booklet Panduan Promosi Melalui Media Sosial untuk UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong UMKM lokal go digital pada Sabtu (12/7/2025).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN saya yang bertujuan membantu pelaku UMKM lokal memahami pentingnya branding dan promosi digital. Harapannya, Daminan Kopi bisa lebih dikenal luas dan usahanya berkembang,” ungkap Mishel.

Dengan adanya akun Instagram resmi, Daminan Kopi kini memiliki sarana untuk mempromosikan produknya secara lebih menarik dan menjangkau pasar digital. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui teknologi dan informasi.

Editor: Handayat