JATENGKU.COM, SEMARANG – Pengalaman belajar di bangku kuliah tak akan lengkap tanpa terjun langsung ke dunia kerja. Hal inilah yang dibuktikan oleh Meisy Malaratina, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), yang mengikuti program magang profesional di PT Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah KCPS Majapahit. Melalui program magang ini, Meisy mendapatkan kesempatan untuk memahami secara nyata bagaimana sistem pembiayaan dan pelayanan nasabah dijalankan berdasarkan prinsip syariah.
Selama hampir tiga bulan, terhitung dari 23 Juni hingga 19 September 2025, Meisy ditempatkan di Divisi Financing Service. Di bagian ini, ia terlibat langsung dalam berbagai kegiatan penting seperti pengumpulan data nasabah, wawancara pembiayaan, pengarsipan dokumen, pengecekan BI Checking, hingga proses akad dan pencairan dana. Berbagai tugas tersebut menuntut ketelitian tinggi dan tanggung jawab besar, karena setiap data yang dikelola berkaitan langsung dengan kepercayaan dan kelancaran proses pembiayaan nasabah.
“Awalnya saya cukup gugup karena alur kerja di Financing Service itu cepat dan penuh tanggung jawab, tapi lama-lama saya terbiasa dan justru banyak belajar,” ungkap Meisy saat ditemui di akhir masa magangnya. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman ini membuatnya lebih memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan di dunia kerja sesungguhnya.

Selain berkutat dengan administrasi dan data, Meisy juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan nasabah. Ia turut membantu dalam proses wawancara, penagihan angsuran, dan mendampingi akad pembiayaan, termasuk dalam kegiatan akad massal yang melibatkan banyak nasabah sekaligus. Melalui kegiatan lapangan seperti ini, Meisy belajar tentang pentingnya komunikasi yang baik, kesabaran, serta kemampuan menjaga profesionalitas dalam menghadapi berbagai karakter nasabah.
Tak hanya soal teknis pekerjaan, pengalaman magang ini juga memberikan banyak pelajaran dalam hal soft skill. Meisy mengaku kini lebih percaya diri dalam berbicara di depan orang lain dan lebih disiplin dalam mengatur waktu. Dunia kerja di perbankan syariah menuntut ketepatan, kerapian, dan tanggung jawab tinggi, sehingga setiap hari menjadi kesempatan untuk melatih diri menjadi pribadi yang profesional. “Saya jadi lebih menghargai proses dan pentingnya kerja sama tim. Setiap bagian di bank punya perannya masing-masing, tapi semua saling terhubung untuk mencapai tujuan bersama,” tuturnya.
Pihak BTN Syariah KCPS Majapahit sendiri memberikan apresiasi positif terhadap kehadiran mahasiswa magang seperti Meisy. Menurut mereka, kehadiran mahasiswa membawa semangat baru serta membantu kegiatan operasional, terutama dalam hal administrasi dan pelayanan nasabah. Selain itu, kegiatan magang juga menjadi sarana sinergi antara dunia pendidikan dan industri, agar mahasiswa dapat lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Melalui program magang ini, Meisy tidak hanya memperoleh pemahaman teknis mengenai pembiayaan dan prinsip syariah, tetapi juga belajar mengenai nilai-nilai amanah, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga kepercayaan nasabah. “Saya merasa lebih matang secara pribadi dan profesional. Magang di BTN Syariah memberikan banyak pengalaman yang berharga dan membuka pandangan saya tentang karier di dunia perbankan syariah,” ucapnya dengan penuh semangat.
Program magang yang dijalankan oleh mahasiswa UPGRIS seperti Meisy merupakan bagian dari implementasi program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja. Melalui pengalaman nyata ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori tetapi juga mengasah keterampilan, etika, dan sikap profesional yang akan menjadi bekal penting di masa depan.









