JATENGKU.COM, BATANG – Mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) melalui skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, pada Juli–Agustus 2025.
Program bertajuk “Menabur Kesadaran Menuai Masa Depan : Gerakan Menabung di Era Digital kepada Remaja” Menabung digital bukan sekedar menyiapkan masa depan, tetapi juga latihan untuk mengasah disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian finansial. Program edukasi Gerakan Menabung di Era Digital yang di inisiasi oleh Zahra Andani Fakultas Sekolah Vokasi Prodi Akuntansi Perpajakan, membawa semangat baru bagi remaja di Dukuh Tumbrep dalam paham pentingnya menabung secara digital.
Melalui rangkaian kegiatan edukasi, Zahra mahasiswi KKNT juga memberikan pengetahuan praktis tentang bagaimana remaja dapat memanfaatkan teknologi keuangan digital untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta membuat perencanaan keuangan yang sederhana namun efektif.
Kali ini edukasi yang diberikan dengan metode praktis dan mudah dipahami, yaitu mengelola uang dan tabungan dengan program menyediakan booklet edukasi dan template file Excel yang mudah digunakan untuk mencatat dan memantau keuangan pribadi setiap remaja. Dengan begitu, mereka belajar tidak hanya menabung, tetapi juga memahami pentingnya mencatat dan mengelola uang secara teratur.
Kegiatan ini bertujuan membekali para remaja dengan keterampilan dasar pengelolaan keuangan pribadi menggunakan alat digital yang mudah diakses dan banyak digunakan. Remaja diajarkan cara mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rapi serta mengelola tabungan mereka menggunakan lembar kerja Excel. “Dengan Excel, remaja bisa lebih mudah memantau keuangan mereka, belajar disiplin menabung, serta memahami pentingnya pengelolaan uang secara terencana,” jelas Zahra mahasiswi pelaksana program.
Selama sesi edukasi interaktif, para remaja aktif dan menyimak praktik pengisian tabel catatan keuangan, perhitungan saldo tabungan, dan membuat perencanaan menabung yang realistis. Penjelasan kali ini mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membantu mereka mengembangkan kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari remaja dan beberapa masyarakat, yang berharap para remaja dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab secara finansial.
Zahra menambahkan, “Dengan program edukasi sederhana ini, kami berharap tidak hanya memberikan wawasan, tapi juga mendorong remaja untuk menerapkan ilmu yang dipelajari sebagai bekal hidup mandiri di masa depan. Serta remaja di Dukuh Tumbrep bisa mulai membangun kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini, memanfaatkan kemudahan teknologi digital guna peningkatan literasi keuangan , serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.”
Gerakan menabung secara digital ini menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan teknologi bisa memberdayakan generasi muda untuk lebih mandiri dan cerdas dalam hal keuangan. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menular ke daerah-daerah lain di Indonesia. Dengan program edukasi sederhana ini, kami berharap tidak hanya memberikan wawasan, tapi juga mendorong remaja untuk menerapkan ilmu yang dipelajari sebagai bekal hidup mandiri di masa depan.
Sebagai penutup, tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah mendanai program ini sesuai kontrak pelaksanaan kegiatan:
- Nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk)
- Nomor: 360-11/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan).
Program ini dilaksanakan oleh tim dosen pelaksana: Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom. dan Dr. Adi Nugroho, M.Si. dari Universitas Diponegoro, serta Alfia Magfirona, S.T., M.T. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.










